Renungan harian 8 Desember 2013 – “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

HARI MINGGU
ADVEN II
Yes. 11:1-10;
Mzm. 72:1-2,7-8,12-13,17;
Rm. 15:4-9;
Mat. 3:1-12
Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”
Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”
Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.
Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.
Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”

Renungan
Masa Adven memberikan kepada kita kesempatan yang istimewa untuk menata hidup dan bertobat. Kedatangan Yesus Yang Mahakudus harus disambut dengan kesucian hati dari orang-orang yang harus menerima Dia.

Misi mempertobatkan itu dijalankan oleh Yohanes Pembaptis. Melalui hidup dan pewartaannya, Yohanes Pembaptis menantang manusia untuk berbenah diri dan mengubah pola lakunya menjadi hidup yang terpuji.

Dia mengecam orang Farisi dan Saduki yang munafik dan licik. Yohanes mengecam mereka yang berpikir bahwa untuk memiliki Kerajaan Allah, cukuplah kalau orang dibaptis oleh Yohanes, tanpa harus diikuti oleh suatu upaya berbenah diri.

Kita yang hidup dalam Masa Adven ini jangan sampai ketularan kelicikan dan kemunafikan dari orang Farisi dan Saduki. Kita harus memaksimalkan masa penantian ini dengan suatu olah hidup dalam pertobatan.

Doa: Ya Tuhan, ambillah dari hatiku kelicikan dan kemunafikan agar aku dapat menjadi anak-anak-Mu, dan menjadi saudara bagi sesamaku. Amin.

Sumber : Ziarah batin 2010

Advertisements
%d bloggers like this: