Sikap umat dalam perayaan Ekaristi

SIKAP UMAT DALAM PERAYAAN EKARISTI

Tata Perayaaan Ekaristi (TPE) 2005 telah berusia 5 tahun sejak di promulgasikan, maka marilah dalam Bulan Liturgi Nasional (BULINAS), kita merayakan Ekaristi dengan Tertib dan Benar.

SAAT SIKAP INDERA GERAKAN KETERANGAN
TPE hlm
RITUS PEMBUKA
Perarakan Berdiri Bernyanyi Mem-bungkukan Imam dan petugas 12
badan menghormat altar
Pembuka TANDA
SALIB
Salam Berdiri Menjawab Imam 13-14
Pengantar Berdiri Mendengarkan 14
Tobat Berdiri Bersama Imam Menebah Tidak membuat 14-22
menyatakannya dada tanda salib
(tobat dengan perecikan air) Berdiri Hening TANDA ketika kena 23-27
*langsung madah Kemuliaan SALIB recikan air
Tuhan Kasihanilah Berdiri Bersama Imam
menyatakannya 27
Madah Kemuliaan Berdiri Bersama Imam
menyatakannya 27
Doa Pembuka Berdiri Mendengarkan &
menjawab: Amin 28
LITURGI SABDA
Bacaan II Aktif tidak membaca
Duduk mendengarkan sendiri 29
Duduk Mengulang refren Aklamasi wajib 29
Mazmur Tanggapan
Bacaan II Aktif tidak membaca
Duduk mendengarkan sendiri 29
Bait Pengantar Injil Berdiri Mengulang refren 30
Bacaan Injil Berdiri Aktif Tanda Salib kecil tidak membaca 31-32
mendengarkan di dahi, mulut sendiri, Tanda Salib
dada dibuat sesudah
mengucapkan
Dimuliakanlah
Tuhan
Berdiri Menjawab Imam 33
Aklamasi sesudah Injil
Homili Duduk Aktif mendengarkan tidak membuat 34
Tanda Salib (TS)
Syahadat Berdiri Bersama Imam membungkuk pd 34-36
menyatakannya text yg miring lihat TPE
Doa Umat Berdiri Aktif mdengarkan 37-41
& menjawab
LITURGI EKARISTI
Persiapan Persembahan Duduk Bernyanyi /hening 42
Doa Psiapan Psembahan Berdiri Mdengarkan & 43
menjawab: Amin
Doa Syukur Agung (DSA):
*Dialog Pembuka Berdiri Aktif menjawab 44-47
*Prefasi Berdiri Hening 48
*Kudus Berdiri Bersama memuji 48
DSA I S/d VII Berlutut Hening 49-78
Konsekrasi Roti dan Anggur Berlutut Memandang dg Penghayatan Tidak membuat
hormat pribadi Tanda Salib (TS) 51 dll
ketika Imam berlutut 51 dll
tunduk kepala
*Anamnesis Berlutut Menjawab

tidak diakhiri

dgn Amin

Wafat-Mu kami

kenang, ya Tuhan

yg bangkit mulia,

datanglah, umat-Mu

menanti,penuh iman

dan harapan

Tuhan , Engkau

telah wafat

52-55
ajakan
Imam
Anamnesis 4
Anamnesis 5
*Doksologi Berlutut hanya menjawab 57-58
Amin
*DSA untuk dialog umat menjawab sesuai TPE 79-90
VIII s/d X
(Misa Anak)
Bapa Kami Berdiri Didoakan Penghayatan tidak diakhiri 91-93
bersama pribadi dgn Amin
Doa Damai Berdiri Menjawab : Amin 94-95
Umat tidak berdoa bersama Imam , meski pun ada
kata-kata ajakan Imam yang mengatakan marilah
kita bersama-sama berdoa : Ya Tuhan , jangan mem-
perhatikan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman
gereja-Mu dan restuilah ………….
umat hanya menjawab: AMIN
Pemecahan Hosti Berlutut Bersama menyanyi 95
Anak Domba Allah
Persiapan Komuni Berlutut Memandang & Memegang dada 95
menjawab tunduk kepala Tidak membuat
Tanda Salib
Komuni Berdiri Maju ke depan

semua petugas

liturgis dari kiri

dan kanan.

Tidak di tengah

Lansia yang duduk di tempat khusus baris paling depan tetap berdiri di tempat untuk menerima Komuni dari Imam. Tidak perlu keluar dari tempat duduk.

Hening  & tertib 95
Doa Sesudah komuni Berdiri Mendengarkan & 104
menjawab: Amin
RITUS PENUTUP
Pengumuman Duduk Mendengarkan Tidak ngobrol 105
Amanat Pengutusan Berdiri Aktif 105
mendengarkan
Berkat Berdiri Aktif menjawab TANDA SALIB Sambil menunduk 105-109
kan kepala
Pengutusan Berdiri Menjawab:Syukur Menundukkan 109
kepada Allah kepala
Perarakan Keluar Berdiri Bernyanyi/hening membungkukan Imam dan petugas 111
badan mghormat Altar

Catatan :

1.    Sepanjang Perayaan Ekaristi hanya ada 2 (dua) Tanda Salib, di Ritus Pembuka dan Berkat Penutup, kecuali bila Pernyataan Tobat diganti perecikan air, ada TS ketika menerima recikan air.

2.    Saat masuk gereja, celupkan jari ke air suci, sambil menghadap Altar buat TS untuk mengingatkan baptisan dengan air, ketika akan masuk ke tempat duduk, berlututlah ke arah Salib Yesus.

3.    Ketika  Bacaan dibacakan , umat mendengarkan dengan khimat dan tidak sibuk membaca sendiri. Bila ingin membaca bacaan hari itu, lakukan di rumah sebagai persiapan pribadi atau di Gereja sebelum Perayaan Ekaristi di mulai

4.    Umat di mohon agar turut menjaga kekudusan dan kekhidmatan Perayaan Ekaristi dengan mengenakan pakaian yang sopan, bukan pakaian santai tanpa lengan, bukan celana pendek, bukan celana selutut, bukan kaos tanpa lengan, bukan rok mini dan bukan sandal jepit. Semua alat komunikasi harap di non aktifkan dan tidak ber sms atau ber bbm selama perayaan berlangsung, karena anda mengganggu umat yang ingin beribadah dengan tertib dan tenang. Orang Tua agar dapat mengendalikan putra-putrinya dengan tidak membiarkan mereka berlari-lari dan memberitahukan kepada asistennya agar tidak memberi anak asuhannya makan di dalam gereja

Gereja adalah Rumah Peribadatan, bukan Mall atau Gedung Konser Musik!

Orang tua mohon mengendalikan anak-anaknya.

Jangan ngobrol selama Perayaan Ekaristi berlangsung.

%d bloggers like this: