Adorasi Ekaristi

  1. Apa Adorasi Ekaristi itu?
    Adorasi Ekaristi adalah sebuah ibadat atau doa yang dilaksanakan umat beriman di hadapan Ekaristi Mahakudus atau Sakramen Mahakudus yang ditakhtakan (Sakramen Mahakudus dimasukkan monstrans).
    Adorasi Ekaristi juga bisa disebut Pujian kepada Sakramen Mahakudus (Salve).
  1. Bentuk devosi Ekaristi dapat secara komunal atau bersama dan bentuk devosi secara personal atau pribadi.
  2. Disebut Adorasi Ekaristi karena dalam ibadat atau doa, kita bersembah sujud atau melakukan tindakan sujud menyembah kepada Tuhan Yesus Kristus yang hadir dalam Ekaristi Mahakudus.
  3. Renungan selama pentakhtaan sebaiknya mengambil tekanan pada misteri hidup Kristus dan rencana keselamatan Allah Bapa, sesuai dengan Kitab Suci.(RS 137)
  4. Rosario bisa didoakan selama pentakhtaan atau adorasi (RS 137).
  5. Selama Sakramen Mahakudus ditakhtakan, JANGAN pernah sama sekali terjadi tanpa kehadiran umat, meskipun sejenak saja (RS 138).
  6. Para pelayan non tertahbis (misal biarawan-biarawati, frater, prodiakon) TIDAK boleh memberikan berkat publik dengan Sakramen Mahakudus (KHK kan 943), yang Boleh hanya Uskup, Imam, Diakon.
  7. Doa-doa apa sajakah yang dapat kita sampaikan selama sembah sujud di hadapan Sakramen Mahakudus?
    Rituale Romanum memberi keleluasaan yang cukup besar untuk mengisi doa di depan Ekaristi Mahakudus, seperti doa rosario, dan doa-doa devosi  lainnya asalkan selaras dengan misteri iman akan Misteri Tuhan Yesus Kristus, atau sekadar duduk hening di hadirat Tuhan yang hadir dalam Ekaristi Mahakudus.

    RS 137 menyarankan agar doa doa yang dipilih ialah doa yang mengungkapkan dan merenungkan misteri kehidupan Kristus Sang Penebus dan rencana keselamatan Bapa dengan memanfaatkan Bacaan-bacaan Kitab Suci.

  8. Selama giliran doa satu jam pada waktu Adorasi Ekaristi Abadi atau Sehari (pentakhtaan panjang), apa saja yang boleh kita buat?
    Selama satu jam itu, umat boleh hanya duduk HENING , dan DIAM, sambil berdoa pribadi di hadapan Tuhan yang hadir dalam Sakramen-Nya yang kudus, atau seperti di sebutkan di atas ( berdoa Rosario).
%d bloggers like this: