Tata tertib peribadatan


1.     Umat dimohon memperhatikan JADWAL mulainya Perayaan Ekaristi, sehingga TIDAK TERLAMBAT. Datang terlambat berarti mengganggu umat yang telah mempersiapkan diri dengan baik untuk hadir dalam Perayaan Ekaristi Kudus. Untuk menjaga Kekudusan dan Kekhidmatan Perayaan Ekaristi, mohon umat menjaga ketenangan, sehingga perayaan Ekaristi membawa BERKAT bagi kita semua.

2.   Bagi umat yang membutuhkan bantuan (disable) seperti kursi roda dan tongkat, telah disediakan tempat duduk khusus di baris depan dan ada tandanya. Yang tidak berkepentingan harap tidak menduduki tempat ini. (Please give the seat to the elderly and handicapped). Diperbolehkan 1 (satu) orang pendamping duduk bersama dengan umat yang memerlukan bantuan tersebut.

3.         Umat diharapkan mengisi tempat duduk di baris depan terlebih dahulu hingga penuh, kecuali tempat yang dimaksud dalam nomor 2, dan menempati tempat duduk di bagian tengah dahulu, sehingga tidak menghalangi umat yang hadir belakangan.

4.         Umat hendaknya memenuhi tempat duduk di lantai dasar terlebih dahulu. Lantai atas dipergunakan bila lantai dasar sudah penuh terisi.

5.         Orang-orang tua yang membutuhkan bantuan (asisten) harap tidak naik ke balkon                (lantai atas) mengingat jumlah anak tangga cukup banyak, dan tempat duduk di atas juga tidak rata.

6.    Bagi umat yang membawa anak-anak, mohon dijaga agar anaknya tidak berlari-lari, berteriak-teriak dan naik turun tangga di dalam gedung gereja. Selain berbahaya juga mengganggu umat lain.

7.   Bagi umat yang membawa asisten (pembantu atau baby sitter) untuk menjaga anak-anaknya, mohon perhatian supaya asistennya tidak memberi makan (menyuapi) anaknya di dalam gedung gereja, serta tidak mondar-mandir.

8.    Semua umat diharapkan turut menjaga kekudusan Perayaan Ekaristi dengan memakai pakaian sopan dan rapi, tidak mengobrol, tidak ber-SMS, tidak ber-BBM, agar setiap perayaan berlangsung dengan khidmat.

  1. Harap tidak meninggalkan kertas, brosur, leaflet, tissue, dll di dalam gedung Gereja.

10.  Buku Puji Syukur dan Alkitab setelah dipergunakan harap dikembalikan ke tempat semula di tempat yang telah disediakan (lemari). Kerja sama anda semua sangat diharapkan.

11.  Gedung Gereja ini adalah MILIK kita bersama, dan bukan hanya gedungnya saja, tetapi kita semua adalah GEREJA, yang menjadi Tubuh Mistik Kristus. Mari kita jaga dengan baik.

%d bloggers like this: