Renungan harian 29 Oktober 2013- Hal Karajaan Allah “seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.”

Renungan Ziarah Batin 2013 (2)
Selasa, 29 Oktober 2013
Pekan Biasa XXX (H)
B. Mikael Rua
Bacaan I: Rm. 8:18–25
Mazmur: 126:1–6; R:3a
Bacaan Injil: Luk. 13:18–21

Maka kata Yesus: ”Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya? Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.” Dan Ia berkata lagi: ”Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah? Ia seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya.”

Renungan
Kehadiran Allah membuat kita bisa merasakan cinta kasih, keadilan, kebenaran dan damai sejahtera. Allah mendorong dan memotivasi kita untuk selalu hidup dalam kebenaran. Setiap orang yang percaya kepada-Nya akan diubah hidupnya secara perlahan-lahan menjadi pribadi yang penuh kemurahan hati.

Allah semakin kuat dayanya jika kita menyerahkan diri kita secara total kepada-Nya. Yang menjadi hambatan sering kali adalah diri sendiri yang cenderung untuk memilih jalan hidup kita sendiri. Allah tidak akan bisa mengubah diri kita jika kita menolak kehadiran Allah. Maka Kerajaan Allah hadir dalam diri kita jika kita tidak lagi terikat dengan segala kelekatan duniawi. Semakin kita mampu melepaskan diri dari segala keinginan duniawi, semakin kuat Allah bekerja dalam diri kita.

Orang yang telah diubah oleh Kristus adalah pribadi yang mampu menghadirkan belas kasih Allah secara nyata dalam kehidupannya sehari-hari. Hidupnya sungguh penuh dengan kemurahan hati. Ia akan menjadi saksi Kristus dan kehadirannya membuat banyak orang mengalami pertobatan dan pembaruan hidup. Semuanya itu karena Kristus yang hidup di dalam dirinya.

Doa: Allah Bapa Yang Mahakasih, hadirlah dan penuhilah hatiku dengan kasih-Mu, agar aku mampu menyebarluaskan Kerajaan-Mu kepada semua orang. Semoga aku mampu menjadi pembawa damai bagi sesamaku. Amin. Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: