Renungan harian 1 Oktober 2013- “Barang siapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga.”

Selasa, 1 Oktober 2013
Pekan Biasa XXVI
Pesta Sta. Teresia dr Kanak-Kanak Yesus, PrwPujG. (P)
St. Remigius; St. Romanus dr Italia
Bacaan I: Yes. 66:10–14b atau 1Kor. 12:31–13:13
Mazmur: 131:1.2.3
Bacaan Injil: Mat. 18:1–5

Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: ”Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah me reka lalu berkata: ”Aku berkata kepadamu, se sung guhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Sedangkan barang siapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga. Dan barang siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”

Renungan
Allah sangat berkenan kepada pribadi yang memiliki sikap rendah hati. Dengan sikap rendah hati, kita bisa benar-benar merasakan peran Allah dalam hidup kita. Kita bisa melihat bahwa kesulitan untuk menjadi rendah hati adalah pikiran dan sikap merasa lebih tahu, lebih pandai, lebih suci, dsb. Ketika orang sudah merasa lebih dari orang lain, maka ia tidak lagi belajar, tidak bisa melihat kekurangan diri sendiri, tidak membutuhkan bantuan orang lain dan bahkan juga tidak memerlukan rahmat dan belas Kasih Allah.

Anak kecil dihadirkan ke tengah-tengah kita untuk mengajarkan sikap rendah hati, mau mengakui segala keterbatasannya dan terdorong untuk bersandar pada belas kasih Allah. Sebagai manusia, kita memiliki keterbatasan-keterbatasan. Karena keterbatasan itu kita bisa jatuh dalam dosa, takut, khawatir, putus asa, dsb. Semua itu membuat kita sadar bahwa kita benar-benar butuh orang lain, butuh dimengerti, butuh diampuni dan butuh Kasih Allah yang mampu memberi pengampunan dan belas kasih. Karena itu, sikap rendah hati sangatlah penting, sebab tanpa kerendahan hati kita tidak akan bisa datang kepada Allah.

Doa: Allah Bapa, ampunilah dan sadarkanlah aku, orang yang berdosa ini, untuk menjadi rendah hati. Aku sering bersikap sombong dan meninggalkan-Mu ketika aku sibuk dengan diriku sendiri. Bimbinglah aku agar semakin hari semakin rendah hati, agar Nama-Mu semakin dimuliakan dalam hidupku. Amin. Sumber: Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: