PERTEMUAN SEKSI KATEKESE DEKENAT UTARA DNG KOMISI KATEKETIK KAJ

Pada hari minggu tgl 8 september 2013, bertempat di paroki St Fransiskus Xaverius, Tanjung Priok diundang sie katekese 8 paroki se dekenat utara utk berkenalan dng Komkat (komisi Kateketik) KAJ dan juga dalam rangka sosialisasi Tahun Persaudaraan (sesuai Ardaspas KAJ pd tahun ini), dihadiri sbb
Paroki Stella Maris,Pluit : hadir 1 org, Paroki St Alfonsus, pademangan : hadir 12 org, Paroki St Lukas, sunter, : hadir 7 org, Paroki St Yohanes Bosco, sunter : hadir 2 org, Paroki St FX, Tanjung priok: hadir 17 org , Paroki Salib Suci, cilincing : hadir 12 org, dan paroki St Yakobus, kelapa gading : hadir 4 org, sedangkan Paroki Regina Caelli hanya mengirimkan materi presentasi.
Pertemuan dibuka oleh Romo Aloysius moderator sie katekese Paroki FX,tanjung priok , dilanjutkan sambutan dari Romo Kepala Paroki St FX Tanjung Priok.
Kemudian dilanjutkan oleh RD Rudy V.Hartono, selaku moderator Komkat KAJ, memperkenalkan para pengurus Komkat seperti, sekretaris ibu Theresia, PPLK : bp Hendro Budiyanto, Bp Sriyono, divisi BIA : ibu Lidya, div Guru2 sekolah swasta,negeri dan international : Bp Markus.
RD Rudy mempresentasikan “Sosialisasi Tahun Persaudaraan KAJ”, dimana pengartian “saudara” yg berkembang semakin luas dimulai dari saudara (kandung) , berkembang saudara seiman, kemudian menjadi saudara universal (lintas agama, ras, suku, golongan), sampai saudara kosmis (spt St Fransiskus Asisi yg menganggap matahari, bulan, binatang, pohon dan alam semesta sbg saudaranya juga).
Sessi pertama ditutup dengan tanya jawab singkat dan dilanjutkan dng santap siang bersama dng doa makan dipimpin oleh Bp Paulus Hanoto (ketua sie Katekese St Yakobus, kelapa gading).

Sessi kedua lebih banyak merupakan ajang tukar informasi/kegiatan yg telah dilakukan oleh sie Katekese masing2 paroki (8 paroki) se Dekenat Utara, beberapa hal yg menarik sbb :
Paroki Salib Suci , Cilincing tampil dengan seragam sie Katekese dan mengawali presentasi dengan “yel2 dalam lagu”.
Paroki St Lukas juga mempunyai seragam “Batik”, satu yg mengesankan selain bina Iman, juga dilakukan bina drama, bina tari, dan juga adanya bina Iman dengan “science”kolaborasi dng binus .
Paroki St Alfonsus , pademangan paling mengejutkan dengan ketua sie Katekese yg masih sangat muda umur dibawah 30 tahun, diikuti hampir semua pengurus sie katekese juga anak muda dibawah 30 tahun. Mereka mengatakan bahwa diparoki St Alfonsus susah sekali mencari orang tua yg mau/bisa mengajar sbg katekis.
Juga dipresentasikan system pengajaran katekese dng system “modul” atau SKS, jika nilai SKS katekumen tdk mencapai angka tertentu otomatis tdk dapat dibaptis. .
Paroki Stella Maris , Pluit, mempunyai modul pengajaran yg sdh distandarisasi. dalam bentuk power point (sama utk semua katekis), yg berbeda hanya tambahan pengalaman/sharing tergantung katekis yg mengajar.

Pertemuan ditutup sekitar jam !5.00 dng berkat dari para Romo, dan dilanjutkan Foto katekis bersama pengurus Komkat KAJ

Rijanto Adjie

Advertisements
%d bloggers like this: