Renungan Harian 28 Agustus 2013- Yesus mengkritik ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi ” di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan”

Renungan Harian, Rabu 28 Agustus 2013
Pekan Biasa XXI
Pw St. Agustinus, UskPujG. (P)
St. Hermes
Bacaan I: 1Tes. 2:9–13
Mazmur: 139:7–12b; R:1a
Bacaan Injil: Mat. 23:27–32

“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran. Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh dan berkata: Jika kami hidup di zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut dengan mereka dalam pembunuhan nabi-nabi itu. Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu. Jadi, penuhilah juga takaran nenek moyangmu!” Renungan:
Shakespeare pernah mengatakan bahwa orang boleh tersenyum dan tersenyum, tetapi hatinya jahat; orang boleh berjalan sambil menundukkan kepala dengan tangan terkatup sebagai tanda kerendahan hati, namun ia selalu memandang rendah orang-orang lain; kerendahan hati yang ditunjukkannya hanyalah sebuah tameng untuk menunjukkan kesombongannya. Tidak ada hal yang lebih sulit bagi seorang baik untuk tidak menyadari kebaikannya. Begitu dia menyadari kebaikannya itu, maka kebaikan itu telah hilang sekalipun dia berusaha untuk menunjukkannya.

Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat sangat sadar akan kesalehan dirinya. Mereka menunjukkan kesalehan itu dengan memamerkan kehidupan keagamaannya di depan orang walaupun di dalam hatinya penuh dengan kebusukan. Mereka ibarat orang yang membersihkan bagian luar kubur walaupun di dalamnya penuh dengan tulang belulang yang busuk. Itulah gambaran yang tepat untuk orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat.

Doa:
Tuhan, semoga berkat doa Santo Agustinus yang pestanya di rayakan hari ini, aku men­jadi orang-orang yang rendah hati yang senantiasa mengakui kelemahanku dan ti­dak berlagak suci. Amin. Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: