Renungan harian 27 Agustus 2013-Yesus mengeritik Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang lebih memperhatikan lahiriah mengabaikan yang penting- keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. “Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan”

Selasa, 27 Agustus 2013
Pekan Biasa XXI
Pw Sta. Monika (P)
Sta. Emma; St. Cyrilus dr Alexandria
Bacaan I: 1Tes. 2:1–8
Mazmur: 139:1–6; R:1a
Bacaan Injil: Mat. 23:23–26

“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan. Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan. Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.”

Renungan
Pada suatu hari, seorang anak muda berkata kepada pastor parokinya: ”Pastor, mungkin perhatikan bahwa selama ini saya tidak pernah ke gereja.” ”Ya, saya memperhatikannya,” jawab sang pastor dengan berani. Orang itu melanjutkan: ”Alasan mengapa saya tidak ke gereja ialah karena di dalam gereja terlalu banyak orang munafik”. Kemudian pastor itu menimpalinya: ”Oh, tidak apa-apa, masih ada sebuah kursi lagi untuk orang munafik di sana.” Dengan jawaban tersebut sang pastor mau menyindir orang itu bahwa dia tidak lebih baik daripada orang-orang yang sering ke gereja itu.

Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah orang-orang munafik. Mereka pura-pura memperhatikan aspek-aspek lahiriah agama dan mengabaikan hal-hal yang paling pokok. Misalnya, mereka dengan tekun membayar persepuluhan dari hasil penjualan sayur-sayuran (selasih, adas manis) yang jumlah tidak seberapa, tetapi mengabaikan hukum keadilan dan cinta kasih. Mereka sering memeras orang dan melakukan pencucian uang. Mereka memberi penekanan pada aturan-aturan lahiriah tetapi mengabaikan semangat dasar kehidupan agama. Itulah sebabnya Yesus mengecam mereka.

Doa: Tuhan, semoga berkat doa Santa Monika yang pestanya dirayakan pada hari ini, aku sanggup membangun sikap tobat yang benar. Amin.

sumber ; Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: