Renungan harian 24 Agustus 2013- Yesus bertemu Natanael

Sabtu, 24 Agustus 2013
Pekan Biasa XX
Pesta St. Bartolomeus, Rasul (M)
Sta. Emilia de Vialar
Bacaan I: Why. 21:9b–14
Mazmur: 145:10–13b.17–18; R: lih. 12
Bacaan Injil: Yoh. 1:45-51

Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: ”Kami telah me nemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.” Kata Natanael kepadanya: ”Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” Kata Filipus kepadanya: ”Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: ”Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Kata Natanael kepada-Nya: ”Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: ”Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.” Kata Natanael kepada-Nya: ”Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” Yesus menjawab, kata-Nya: ”Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.” Lalu kata Yesus kepadanya: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

Renungan
Hari ini kita merayakan Pesta Santo Bartolomeus, Rasul. Tidak ada nama Bartolomeus dalam Injil yang dibacakan pada hari ini. Tetapi, banyak ahli Kitab Suci sepakat bahwa Nathanael yang disebutkan di dalam Injil hari ini adalah Bartolomeus. Ada dua hal yang bisa dikatakan tentang Nathanael atau Bartolomeus. Pertama, pernyataannya yang menggelitik tentang Nazareth. ”Adakah sesuatu yang baik datang dari Nazareth?” Bagi dia, Mesias tidak mungkin datang dari kampung seperti Nazareth. Tetapi, Yesus memujinya karena pernyataan itu. ”Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya.”

Kedua, Nathanael begitu terperanjat mendengar penilaian Yesus itu yang baru dijumpainya. Kekagumannya semakin bertambah-tambah ketika Yesus mengetahui apa yang dilakukannya sebelum bertemu Yesus. Puncak dari perjalanan iman Nathanael terjadi ketika dia mengakui Yesus sebagai Mesias. ”Rabbi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel”. Iman Nathanael bertumbuh dari keraguan kepada pengakuan akan Mesias karena keterbukaannya terhadap kebenaran-kebenaran yang disampaikan oleh Yesus.

Doa: Tuhan, bukalah hatiku untuk senantiasa mendengarkan Sabda-Mu sehingga imanku pun bertumbuh dan mampu menghasilkan buah dalam bentuk perbuatan-perbuatan baik. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: