Renungan harian 15 Agustus 2013- Maria Diangkat ke Surga

Kamis, 15 Agustus 2013
HARI RAYA SP Maria Diangkat ke Surga (P)
[Perayaannya dipindah ke Minggu, 11 Agustus]
St. Tarsisius
Bacaan I: Why. 11:19a;12:1–6a.10ab
Mazmur: 45:10c–12.16; R: 10d
Bacaan II: 1Kor. 15:20–26
Bacaan Injil: Luk. 1:39–56

Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pe gu nungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan mem beri salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: ”Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.” Lalu kata Maria: ”Jiwa ku memuliakan Tuhan, dan hatiku ber gem bira karena Allah, Juru selamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan per buatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurun kan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan ketu run annya untuk selama-lamanya.”

Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Renungan
Dogma tentang Maria Diangkat ke Surga yang pestanya dirayakan setiap tanggal 15 Agustus diumumkan secara resmi oleh Paus Pius XII, pada 1 November 1950. Pada waktu itu, Paus mengumumkan: ”Bunda Allah yang tidak bercela, Maria yang senantiasa tetap perawan diangkat ke dalam kemuliaan Surga dengan jiwa dan badan setelah menyelesaikan hidupnya di bumi ini.” Apakah ada teks Kitab Suci yang menunjukkan peristiwa Maria diangkat ke surga dengan jiwa dan badan? Teks yang berbicara langsung mengenai hal itu tidak ada.

Tetapi, privelese itu diperoleh Maria karena tiga hal. Pertama, Maria bebas dari dosa asal dan dosa-dosa lainnya. Kedua, Maria adalah wanita yang penuh rahmat. Ketiga, Maria adalah Bunda Yesus Kristus, Allah dan Tuhan kita. Ketika Paus mengumumkan dogma tersebut, dia sesungguhnya mau menyatakan bahwa Maria telah menikmati kehidupan abadi bersama Putranya secara penuh. Selanjutnya, apa yang dilakukan oleh Allah terhadap Bunda Maria akan dilakukan kepada setiap orang yang percaya kepada Putra-Nya.

Doa: Tuhan Yesus, ingatlah aku apabila Engkau datang kembali sebagai Raja untuk meng adili manusia di muka bumi ini. Amin. Sumber: Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: