Renungan harian 22 juni-ahli Taurat dan orang Farisi meminta tanda dari Yesus.

Senin, 22 Juli 2013
Pekan Biasa XVI (H)
Sta. Maria Magdalena
St. Teofilus
Bacaan I : Kel. 14:5–18 / 2Kor.5:14–17
Mazmur : Kel. 15:1–2. 3–4. 5–6; R:1/ Mzm. 63:2,3–4,5–6–8–9 Bacaan Injil : Mat. 12:38–42 / Yoh. 20:1,11–18

Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: ”Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.” Tetapi jawab-Nya kepada mereka: ”Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus! Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!”

Renungan
Hari ini Gereja memperingati Santa Maria Magdalena. Kisah Maria Magdalena kita temukan dalam Injil. Ia adalah salah satu wanita yang disembuhkan Yesus dari roh jahat. Setelah sembuh, Maria Magdalena mengikuti Yesus dalam karya-Nya. Maria Magdalena bersama beberapa wanita lainnya ada di dekat Yesus saat kematian Yesus di kayu salib dan pergi bersama para wanita lainnya ke kubur Yesus untuk mengurapi jenazah Yesus. Maria Magdalena adalah wanita pertama yang melihat Yesus setelah bangkit dari kubur. Perjumpaan dengan Yesus dan menerima kuasa penyembuhan-Nya membuat Maria Magdalena percaya dan mengikuti-Nya dengan setia. Kuasa Allah telah membuat Maria Magdalena menikmati karya penyelamatan dalam dirinya.
Injil menceritakan orang Farisi yang masih meminta tanda padahal tanda dan kuasa Allah telah tampak dalam diri Yesus. Mereka tidak mau mengakuinya dan meminta tanda lagi. Yesus menolaknya karena Yesus tahu permintaan mereka akibat kedegilan hatinya. Mereka tidak membuka hati sehingga tidak percaya pada kuasa Yesus. Karya penyelamatan Yesus tidak akan terjadi dalam diri mereka. Karya penyelematan Allah hanya akan terjadi dalam diri orang yang percaya seperti Maria Magdalena dan seperti Musa sebagaimana dikisahkan dalam bacaan pertama. Musa dan bangsa Israel diselamatkan oleh kuasa Allah dari pengejaran Firaun dan bala tentaranya. Maka, marilah kita senantiasa percaya dan menyerahkan diri kepada kuasa Allah agar kita menikmati karya penyelamatan-Nya.
Ya Allah, aku selalu percaya kepada-Mu dan menyerahkan diri pada Kuasa-Mu. Perkenankan aku menikmati karya penyelamatan-Mu di dalam hidup ini. Amin. Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: