Renungan harian 18 Juli 2013-”Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. “

Kamis, 18 Juli 2013
Pekan Biasa XV (H)
Penampakan I Maria kepada Sta. Catharina Labouré
St. Frederik dr Utrecht; St. Simforosa dan putra-putranya
Bacaan I: Kel. 3:13–20
Mazmur: 105:1.5.8–9.24–25.26–27; R:8a
Bacaan Injil: Mat. 11:28–30

”Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Renungan
Kondisi dan situasi sering kali memaksa kita untuk bekerja keras supaya bisa memenuhi dan mencukupi kebutuhan hidup. Pasti akan lebih berat jika yang kita upayakan dan usahakan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri tetapi menyangkut keluarga atau orang lain. Tantangan dan tanggung jawab yang begitu berat dan berhadapan dengan realitas keterbatasan sebagai manusia memungkinkan kita merasa lelah dan berbeban berat. Jika terlalu lama seseorang dalam kondisi kelelahan dan berbeban berat, bisa jadi akan putus asa dan frustasi. Oleh karena itu, perlulah seseorang menemukan atau memperoleh dukungan yang menguatkan.

Bacaan Injil hari ini memberikan peneguhan bahwa Tuhan Yesus selalu bersedia untuk membantu dan menguatkan kita apabila kita sedang mengalami kelelahan dan berbeban berat. Apa yang dikatakan Yesus dalam Injil hari ini menyegarkan kembali keyakinan kita bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkan kita seperti anak ayam kehilangan induk atau seperti domba yang hidup tanpa gembala. Hidup kita tidak akan pernah terlepas dari masalah dan Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa hidup kita tanpa masalah, tetapi yang menghibur dan meneguhkan kita adalah Tuhan kita yang setia menemani kita. Tuhan ingin selalu menemani dan menguatkan kita seperti Ia menemani dan menguatkan Musa dalam menghadapi masalah besar dalam hidupnya. Apakah aku selama ini selalu membuka hati bagi peran serta dan penyertaan Allah dalam hidup kita?

Doa: Ya Tuhan, terima kasih atas kesetiaan-Mu dalam menyertai langkah kehidupanku. Jangan pernah tinggalkan aku ya Tuhan, karena tanpa-Mu aku tak mampu untuk hidup. Amin. Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: