Renungan harian 17 Juli 2013 -”Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.”

3abu, 17 Juli 2013
Pekan Biasa XV (H)
St. Alexis; Sta. Yuli Postel;
Sta. Magdalena Postel
Bacaan I: Kel. 3:1–6.9–12
Mazmur: 103:1–2.3–4.6–7; R:8a
Bacaan Injil: Mat. 11:25–27

Pada waktu itu berkatalah Yesus: ”Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya”.

Renungan
Dalam Injil kita menemukan banyak sekali kisah dan cerita tentang Yesus yang memberi perhatian kepada orang-orang kecil, miskin dan bersengsara. Terhadap mereka, Yesus sering kali jatuh belas kasihan. Banyak orang yang disingkirkan, diabaikan, dipandang rendah dan diperlakukan tidak adil oleh lingkungannya, tetapi mereka didekati dan dikasihi oleh Yesus. Apa yang dilakukan oleh Yesus mengandung makna bahwa Allah berkenan dan tidak tinggal diam atau membiarkan orang-orang yang miskin dan menderita. Hal ini terungkap dalam dalam Injil hari ini, Yesus bersyukur kepada Bapa yang memperhatikan dan menyatakan Diri kepada orang-orang kecil. Bacaan pertama mengisahkan Musa, seorang penggembala domba, orang terasing mendapatkan sapaan dan pernyataan diri Allah untuk sebuah rencana besar yakni karya penyelamatan Allah bagi umat Israel.

Sikap dan perhatian Tuhan kepada orang-orang miskin, tersingkir dan menderita harus kita contoh dan teladani. Perhatian kepada orang-orang kecil dan miskin harus menjadi cara berada kita. Semangat berpihak dan berada bersama orang miskin yang selama ini menjadi komitmen Gereja, harus tetap dihidupi dan bahkan perlu lagi ditingkatkan. Mari kita masing-masing secara kreatif dan bersemangat untuk memperhatikan dan rela berbagi kepada orang-orang yang miskin dan menderita.

Doa: Ya Allah, semoga aku mampu meneladani-Mu, dengan setia dan penuh sukacita memperhatikan dan berbagi dengan saudara-saudari yang miskin dan menderita. Amin. Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: