Renungan harian 13 Juli 2013 -“janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa”

Sabtu, 13 Juli 2013
Pekan Biasa XIV (H)
St. Henrikus; St. Eugenius;
Sta. Teresia Yesus dr Andes

 

Kej. 49:29-32; 50:15-24;
Mzm. 105:1-2,3-4,6-7;
Mat. 10:24-33

Bacaan Injil: Mat. 10:24–33

”Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya. Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama se perti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya. Jadi jangan lah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang ter sem bunyi yang tidak akan diketahui. Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah. Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”

Renungan
Yesus melalui bacaan Injil hari ini mengingatkan bahwa para murid-Nya akan menghadapi banyak tantangan dan penolakan bahkan penganiayaan. Namun, Yesus meneguhkan agar kita jangan takut terhadap mereka yang memusuhi kita dan yang akan membunuh badan. Yang perlu ditakuti adalah Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh, yakni Allah. Oleh karena itu, kita tidak perlu takut karena Tuhan selalu melindungi kita dari kuasa kejahatan dan kegelapan. Sebesar dan seberat apa pun tantangan dan ancaman kepada diri kita karena Kristus, jangan membuat diri kita tertekan dan kemudian meninggalkan-Nya.

Kita hidup di tengah zaman yang penuh tantangan dan upaya-upaya menghambat berkembangnya iman Katolik. Namun, kita harus tetap setia memegang teguh iman dan tetap bersemangat dalam perutusan sebagai murid Kristus. Kita telah menjadi orang yang dihitung oleh Tuhan untuk dilindungi dan diselamatkan. Burung pipit dilindungi dan diperhatikan oleh Tuhan, kita jauh lebih berharga dari burung pipit. Semoga kebaikan Tuhan ini selalu meneguhkan iman, harapan dan kasih kita kepada-Nya.

Doa: Allah Yang Mahabaik, semoga aku selalu setia dalam mengikuti-Mu dan selalu berani untuk menjadi murid-Mu untuk mewartakan kabar baik dan karya penyelamatan-Mu di dunia ini. Amin.

Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: