Renungan harian 11 Juli 2013-”Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.”

Renungan Ziarah Batin 2013 (2)
Kamis, 11 Juli 2013
Pekan Biasa XIV
Pw St. Benediktus, Abbas (P);
Sta. Olga (Helga); Martir-martir Vietnam
Bacaan I: Kej. 44:18–21.23b–29; 45:1–5
Mazmur: 105:16–17.18-19.20–21; R:5a
Bacaan Injil: Mat. 10:7–15

”Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”

Renungan
Santo Benediktus dari Nursia, Italia adalah pendiri cara hidup monastik di Eropa Barat. Ia meninggalkan kehidupan duniawi dan menjadi seorang pertapa. Karena semangatnya dan cintanya yang mendalam akan Yesus, ia mendirikan Ordo Benediktin, sebuah ordo yang memiliki semangat menghayati persatuan dengan Yesus secara mendalam.

Hari ini Gereja mengenangkan Santo Benediktus Abas yang dikenal berjasa dalam membawa pembaruan dalam kehidupan membiara. Ia rela memenuhi permintaan warga masyarakat dan komunitas biara supaya hadir di tengah-tengah mereka untuk memberikan pencerahan dalam kehidupan masyarakat dan praktik kehidupan membiara. Banyak orang senang atas kehadiran dan upaya yang dilakukannya, tetapi tidak sedikit juga yang menentangnya bahkan berupaya untuk mencelakakan dengan meracuninya. Benedektus tidak menyerah dan tidak takut. Tuhan melindungi dan membantunya sehingga melalui dirinya terjadilah pembaruan yang luar biasa dalam masyarakat dan kehidupan membiara.

Tuhan memilih, menugaskan dan menguatkan Benediktus untuk melakukan pembaruan dalam kehidupan dan menghantar orang kepada kebenaran dan keselamatan. Benediktus menerima tugas tersebut dan menjalankannya dengan setia dan tabah.
Seperti kisah Injil hari ini, Tuhan memanggil dan mengutus para murid untuk mewartakan Kerajaan Allah: mengusir setan, menyembuhkan orang yang sakit dan membangkitkan orang mati. Dalam diri para murid dan Benediktus, kita menemukan kesiapsediaan untuk diutus mewartakan Kerajaan Allah dan membawa banyak orang kepada keselamatan. Kepada kita, Tuhan juga memanggil untuk ambil bagian dalam karya penyelamatan-Nya. Tuhan juga menghendaki kesiapsedian kita. Tentu kita siap dan bersedia, bahkan harus bergembira karena punya kesempatan melayani Tuhan dan sesama.

Doa: Ya Tuhan, semoga aku memiliki hati yang siap sedia untuk ambil bagian dalam karya penyelamatan-Mu di tengah-tengah masyarakat kami. Amin.

Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: