Renungan harian 9 Juli 2013 -” Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.”

Selasa, 9 Juli 2013
Pekan Biasa XIV (H)
St. Agustinus Zhao Rong, ImMrt. Cina
Sta. Veronika dr Binasko; B. Yohana Scopelli;
St. Adrian Fortescue; St. Nikolaus Pick; Sta. Hermina
Bacaan I: Kej. 32:22-32
Mazmur: 17:1.2-3.6-7.8b.15; R:15a
Bacaan Injil: Mat. 9:32-38

Sedang kedua orang buta itu keluar, di bawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan. Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: ”Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel.” Tetapi orang Farisi berkata: ”Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan.” Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: ”Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

Renungan
Dengan penuh kuasa Yesus menyembuhkan orang bisu yang kerasukan setan sehingga bisa berbicara. Yesus berkeliling ke semua desa dan kota untuk mengajar, mewartakan Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang-orang yang sakit. Sungguh kita menyaksikan perbuatan besar Allah demi keselamatan dan kebahagiaan umat manusia. Yesus mau membebaskan manusia dari belenggu dosa dan segala penyakit yang dideritanya. Ia selalu tergerak hati-Nya untuk menolong orang yang terlantar dan menderita. Kehadiran diri-Nya di tengah masyarakat menjadi tanda nyata datang-Nya Kerajaan Allah.

Menantang dan sekaligus panggilan hidup kita untuk menjadi diri yang mudah tergerak hati untuk menolong dan memperhatikan orang-orang terlantar dan menderita. Sikap dan cara berada demikian sangat cocok untuk kondisi masyarakat kita saat ini. Banyak saudara-saudari kita yang terlantar dan menderita membutuhkan bantuan dan pertolongan. Kita tidak boleh tinggal diam atau menutup mata atas penderitaaan yang dialami oleh saudara kita. Mari kita buka kemurahan hati kita, berbagi dengan mereka. Sekecil apa pun yang kita mampu untuk menolong atau meringankan beban penderitaan orang lain pasti akan berarti.

Doa: Ya Allah, Engkau baik dan murah hati kepadaku. Semoga aku mampu meneladani Engkau menjadi orang yang murah hati kepada sesama. Amin.

Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: