Renungan harian 9 Juni 2013 – ”Ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan”

Minggu, 9 Juni 2013
Pekan Biasa X (H)
St. Primus dan St. Felicianus; St. Efrem; B. Diana, Sesilia, dan Amata; Sta. Anna Maria Taigi; B. Yosef de Anchieta Bacaan I: 1 Raj. 17:17–24

1Raj. 17:17-24;
Mzm. 30:2,4,5-6,11,12a,13b;
Gal. 1:11-19;
Luk. 7:11-17

Bacaan Injil: Luk. 7:11–17

Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong. Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu. Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: ”Jangan menangis!” Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: ”Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!” Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya. Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: ”Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita,” dan ”Allah telah melawat umat-Nya.” Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya.

Renungan
Seorang guru sekolah minggu bertanya kepada murid-muridnya, ”Siapakah yang memberikan kehidupan kepada kita?” Anak-anak serempak menjawab, ”Tuhan!”
Allah memberikan kehidupan kepada kita, dan Allah selalu menghendaki kita hidup. Allah datang kepada kita melalui Yesus Kristus Putra-Nya untuk memberikan kehidupan. Yesus sendiri bersabda, ”Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya” (Yoh. 11:25-26).

Yesus datang untuk memberikan kehidupan, untuk membangkitkan orang dari kematian, Ia membangkitkan pemuda di Nain. Ia memberikan kehidupan karena Ia mengasihi kita semua. Yesus juga selalu memberikan penghiburan dan harapan seperti kepada janda yang ditinggal mati oleh anaknya. ”Ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan”.

Doa: Tuhan Yesus Kristus, aku bersyukur karena Engkau selalu menyertai hidupku. Aku bersyukur karena Engkau selalu memberikan penghiburan, pengharapan, dan kehidupan kepadaku. Amin.

Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: