Renungan harian 2 Juni 2013- Allah akan selalu memberikan yang terbaik bagi kita para pengikut-Nya. Ia selalu memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita dan tak akan membiarkan kita kelaparan atau binasa.

Minggu, 2 Juni 2013
HR TUBUH DAN DARAH KRISTUS (P)
St. Feliks dr Nikosia; St. Erasmus;
St. Marselinus dan Petrus; St. Nicephorus dr Konstantinopel
Bacaan I : Kej. 14:18–20
Mazmur : 110:1.2.3.4; R:4bc
Bacaan II : 1Kor. 11:23–26
Bacaan Injil : Luk. 9:11b–17

Akan tetapi orang banyak mengetahuinya, lalu mengikuti Dia. Ia menerima mereka dan berkata-kata kepada mereka tentang Kerajaan Allah dan Ia menyembuhkan orang-orang yang memerlukan penyembuhan. Pada waktu hari mulai malam datanglah kedua belas murid-Nya kepada-Nya dan berkata: ”Suruhlah orang banyak itu pergi, supaya mereka pergi ke desa-desa dan kampung-kampung sekitar ini untuk mencari tempat penginapan dan makanan, karena di sini kita berada di tempat yang sunyi.” Tetapi Ia berkata kepada mereka: ”Kamu harus memberi mereka makan!” Mereka menjawab: ”Yang ada pada kami tidak lebih dari pada lima roti dan dua ikan, kecuali kalau kami pergi membeli makanan untuk semua orang banyak ini.” Sebab di situ ada kira-kira lima ribu orang laki-laki. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: ”Suruhlah mereka duduk berkelompok-kelompok, kira-kira lima puluh orang sekelompok.” Murid-murid melakukannya dan menyuruh semua orang banyak itu duduk. Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian dikumpulkan potongan-potongan roti yang sisa sebanyak dua belas bakul.

Renungan
Kita, sebagai orang beriman, meyakini dan mempercayai bahwa Allah itu adalah Mahabaik. Sebagai Allah Yang Mahabaik Ia akan selalu memberikan yang terbaik bagi kita para pengikut-Nya. Ia selalu memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita dan tak akan membiarkan kita kelaparan atau binasa.
Sebagai Allah Yang Mahabaik, Ia bahkan menyerahkan Anak-Nya yang tunggal kepada kita, supaya kita tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal. Yesus, Putra Allah, datang kepada kita dan memberikan diri-Nya untuk kita, memberikan hidup-Nya kepada kita, supaya kita hidup. Yesus memberikan Tubuh-Nya sebagai makanan dan darah-Nya sebagai minuman yang selalu kita sambut setiap kali kita merayakan Ekaristi. Menyambut Tubuh dan Darah-Nya, itulah bekal perjalanan kita untuk memperoleh hidup yang kekal.
Kita seperti lima ribu orang yang datang kepada Yesus untuk mengikuti Dia dan mendengarkan ajaran-Nya. Dan ternyata Yesus tidak hanya memberikan ajaran-Nya, namun juga memberi makan, memberikan kehidupan, bahkan memberikan tubuh-Nya sendiri. Kita datang kepada Yesus, maka kita tidak akan kelaparan dan menderita, melainkan kita akan memperoleh kehidupan dan sukacita.
Yesus, aku bersyukur karena Engkau telah berkenan memilih aku sebagai pengikut-Mu. Aku datang kepada-Mu dan Aku tidak pernah berkekurangan. Amin. Sumber: Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: