Renungan harian 19 Mei 2013-“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, “

Minggu 19 Mei 2013
HARI RAYA Pentakosta (M)
St. Petrus Selestinus, Paus; St. Dunstan; St. Krispinus dr Viterbo; B. Clemens dr Osimo dan Agustinus Tarano
Bacaan I : Kis. 2:1-11
Mazmur : 104:1ab.24ac.29c-30.31.34; R: lih. 30
Bacaan II : Rm 8:8-17
Bacaan Injil : Yoh. 14:15-16.23b-26

”Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, ”Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”

Renungan
Dalam sabda perpisahan, Yesus menjanjikan kepada para murid seorang Penolong yang lain yang akan menyertai mereka setelah ditinggalkannya pulang kepada Bapa. Roh itulah yang akan memimpin para murid untuk selalu hidup benar di hadapan Allah karena Ia adalah Roh Kebenaran. Roh inilah yang kemudian tercurah pada para murid yang sedang berkumpul di suatu tempat. Mereka yang dipenuhi oleh Roh Kudus, Roh Allah itu, bisa berkomunikasi satu sama lain tentang iman, sehingga mereka yang berasal dari berbagai macam suku bisa saling mengerti dan memahami apa yang dibicarakan. Pengertian inilah yang membuat mereka hidup dalam sukacita dan kebahagiaan. Lebih dari itu, Roh Allah itu bukan hanya membuat semua orang saling mengerti apa yang dikatakan satu sama lain, tetapi menjadikan mereka sebagai anak-anak Allah.

Karunia Roh Kudus memberi sukacita bagi setiap orang yang menerimanya dan bagi mereka yang melihat serta mengalaminya. Orang yang dipenuhi Roh Allah mampu mengungkapkan imannya dan orang lain dapat mengerti dan memahaminya, sehingga semua orang bisa bersatu dalam satu pengertian dan pemahaman. Yang semula tercerai berai bisa rukun kembali menjadi satu sebagai saudara. Dengan persatuan inilah orang mengalami kegembiraan dan sukacita karena kurnia Roh Allah. Kita yang telah menerima anugerah pencurahan Roh Kudus, hendaknya mampu mengungkapkan iman yang mampu mempersatukan semua orang sebagai satu saudara.

Doa: Ya Tuhan, semoga aku tidak menyia-nyiakan kehadiran Roh Kudus-Mu dalam hati dan hidupku, tetapi aku tanggapi dengan tindakan nyata, sehingga aku dapat mengalami sukacita dalam satu iman, harapan, dan kasih. Amin.

Advertisements
%d bloggers like this: