Renungan harian 16 Mei 2013- “Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka”

Kamis, 16 Mei 2013
Pekan PASKAH VII (P)
Novena Pentakosta 7
St. Ubaldus; St. Yohanes Nepomuk; St. Simon Stock; St. Andreas Bobola; Sta Gemma Galgani

Bacaan I : Kis. 22:30;23:6-11
Mazmur : 16:1-2a.5.7-8.9-10.11; R: 1
Bacaan Injil : Yoh. 17:20-26

“Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan ke­pada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”

Renungan
Suatu kali ada seorang seminaris lagi krisis panggilan, pergi dari seminari dan pulang ke rumahnya. Ia ingin memberitahu keluarga bahwa ia berkehendak keluar dari seminari dan tidak melanjutkan di jalan imamat. Namun ia mendapati rumahnya sepi. Ia pun langsung masuk rumah. Sesampai di dekat kamar orang tuanya, ia mendengar ibu dan bapaknya lagi berdoa. Terdengar suara ibunya, “Tuhan, jagailah anak saya dari segala macam godaan. Kuatkanlah ia menjalani jalan panggilan imamatNya.” Mendengar doaitu ia langsung kembali ke seminari dan menjalani imamatnya sampai dipanggil menghadap Tuhan.

Doa seorang ibu, orang tua, mengubah kegalauan seminaris tadi menjadi suatu keyakinan. Dia yang lagi krisis panggilan, diteguhkan lagi oleh doa ibunya. Mungkin kita pun sering mengalami kegalauan dalam hidup kita. Galau akan panggilan, pasangan hidup, masa depan dan lain-lain. Semoga kegalauan ini pun berubah menjadi keyakinan karena hari ini kita didoakan oleh Tuhan kita sendiri, “Bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepadaKu oleh pemberitaan mereka” (Yoh 17:20).

Tuhan Yesus mendoakan kita, “supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita” (Yoh 17:21). Yesus mendoakan kita agar kesatuan kita denganNya dan dengan Bapa terjamin, keselamatan kita terjaga.

Sumber : Renungan Harian Mutiara Iman 2013, yayasan Pustaka Nusatama Yogyakarta

Advertisements
%d bloggers like this: