Renungan harian 3 Mei 2013 – ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.”

Jalan-Kebenaran-dan-HidupJumat, 3 Mei 2013
Pekan PASKAH V

1Kor. 15:1-8;
Mzm. 19:2-3,4-5;
Yoh. 14:6-14

Bacaan Injil : Yoh. 14:6–14

Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” Kata Filipus kepada-Nya: ”Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya: ”Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Renungan

Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus bahwa mereka akan diselamatkan oleh Injil jika berpegang teguh padanya. Injil adalah kabar gembira yang memberitakan Yesus Kristus yang mati dan bangkit demi menebus dosa-dosa, dan yang telah menampakkan diri kepada para murid, termasuk Yakobus. Bagi mereka yang beriman teguh kepada Yesus, mereka akan mengalami keselamatan yang sejati, karena Ia sendiri menegaskan kepada para murid, khususnya Filipus, ”Akulah Jalan dan kebenaran dan hidup”. Dialah jalan menuju keselamatan surgawi.

Penegasan Kristus dan Rasul Paulus itu juga ditujukan kepada kita, yang sering kali masih mudah bimbang, ragu dan goyah dalam iman, walaupun kita telah menerima anugerah ke selamatan dalam Yesus. Ketika kita mengalami persoalan yang sulit dan seolah kita tidak mampu menyelesaikannya, kita kurang berdiri teguh dalam iman dan kepasrahan kepada Kristus. Justru kita lebih mudah percaya kepada ’orang pintar’ yang dirasa bisa memberi jaminan terpenuhinya keinginan dan permintaan kita daripada Tuhan yang tidak tampak secara kasatmata. Dengan kata lain, seringkali kita bersikap seperti Filipus, berkata dalam doa-doa kita, ”tunjukkanlah diri dan kuasa Bapa kepada kami”.

Sabda Tuhan hari ini ingin memberi penegasan kepada kita bahwa kita akan menerima keselamatan secara sepenuhnya, jika kita tetap beriman teguh kepada-Nya.

Doa: Ampunilah aku Tuhan, dan curahkan Roh Kudus-Mu agar senantiasa menerangi hati dan budiku supaya aku semakin berpegang teguh pada kehendak-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: