Renungan harian 28 April 2013-” Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu de miki an pula kamu harus saling mengasihi.”

Minggu, 28 April 2013
PEKAN PASKAH V (P)
St. Louis Marie Grignon de Montfort;
St. Petrus Louis Chanel; B. Lukhesius

Kis. 14:21b-27;
Mzm.145:8-9,10-11,12-13ab;
Why. 21:1-5a;
Yoh. 13:31-33a,34-35
Bacaan Injil : Yoh. 13:31–33a.34–35

Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: ”Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera. Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu. Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu de miki an pula kamu harus saling mengasihi.Dengan demikian, semua orang akan tahu, bah wa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Renungan
Hidup rumah tangga menjadi kokoh bila suasana kasih antara anggota keluarga dipelihara dengan baik dan setia, berdasarkan pedoman hidup keluarga Kristiani. Banyak keluarga telah memelihara semangat ini dan mereka menikmati damai dan kebahagiaan.

Tuhan Yesus, sebelum wafat-Nya menasihati murid-murid-Nya agar mereka hidup saling mengasihi. Sebagai murid, mereka telah dipersatukan sebagai satu keluarga, yang pada saatnya harus bekerja sama untuk meneruskan karya Yesus Kristus. Karya keselamatan Allah ini adalah karya yang amat besar. Karya itu hanya dapat berhasil bila murid-murid menjaga ikatan persaudaraan yang dilandasi KASIH, seperti teladan Sang Guru sendiri. ”Sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi”. Ketika mereka memelihara wejangan ini, mereka mencapai garis akhir yang baik.

Hidup dalam kasih adalah ciri khas hidup Kristiani sejati. Kasih menghidupkan banyak kebajikan di dalam diri setiap pengikut Kristus. Tanpa kasih semuanya akan sia-sia!

Doa: Tuhan, penuhilah hidupku dengan kasih-Mu yang sempurna. Amin. Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: