Renungan harian 26 April 2013- ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Yoh 14_1–6Jumat, 26 April 2013
PEKAN PASKAH IV (P)
St. Vinsentius de Paul; Maria Bunda Penasihat yang Baik;
St. Kletus dan Marselinus, Paus; B. Rafael Arraiz Baron

Kis. 13:26-33;
Mzm. 2:6-7,8-9,10-11;
Yoh. 14:1-6

Bacaan Injil : Yoh. 14:1–6

”Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku menga­takannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” Kata Tomas kepada-Nya: ”Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

Renungan

Yesus menyatakan dirinya sebagai jalan, kebenaran dan hidup. Sebagai jalan, Yesus adalah satu-satunya perantara kita kepada Allah Bapa. Jalan adalah media, jembatan yang harus dilalui untuk dapat menuju harapan tujuan hidup kita. Yesus adalah kebenaran, Dialah sumber hidup manusia kristiani yang benar. Kebenaran ada di dalam hidupNya dalam kata, tindakan dan perbuatan konkrit sehingga kita semua meneladani hidupNya. Yesus adalah hidup, barang siapa tinggal di dalam Dia akan hidup. Maka setiap orang kristiani wajib mencari kehidupan agar kita tidak mati.

Sumber: Renungan Harian 2013, yayasan Pustaka Nusatama Yogyakarta

Advertisements
%d bloggers like this: