Renungan harian 16 April 2013-”Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.”

Yoh 6_30–35Pekan Paskah III (P)
Sta. Bernadette Soubirous; St. Paternus

Kis. 7:51 ? 8:1a;
Mzm. 31:3cd-4,6ab,7b,8a,17,21ab;
Yoh. 6:30-35
Bacaan Injil : Yoh. 6:30–35

Maka kata mereka kepada-Nya: ”Tanda apakah yang Engkau perbuat, supaya dapat kami melihatnya dan percaya kepada-Mu? Pekerjaan apakah yang Engkau lakukan? Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga.” Maka kata Yesus kepada mereka: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga. Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia.” Maka kata mereka kepada-Nya: ”Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa.” Kata Yesus kepada mereka: ”Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.”

Renungan

Ibu Sinta adalah seorang janda dengan tiga anak  yang masih kecil . Meski ia harus bekerja giat untuk memberi nafkah kepada anak-anaknya dan mencari biaya untuk sekolah anak-anaknya, ia tetap segar dan gembira. Beban hidup yang berat baginya tidak dianggap berat, Ia gembira dapat  memelihara ketiga anaknya setelah suaminya dipanggil Tuhan beberapa waktu yang lalu.

Apa yang menjadi kekuatannya ? ternyata kekuatannya ada pada Yesus sendiri. Ibu Sinta begitu pecaya pada Yesus sebagai roti kehidupan.  Ia percaya kalau ia menyerahkan diri penuh pada Tuhan  ia akan dikuatkan  dan tidak akan haus dan lapar lagi,. Itulah sebabnya ia setiap hari selalu membuka harinya dengan pergi ikut  perjamuan Ekaristi di gereja, dan setelah itu baru bekerja. Dalam Ekaristi is merasa disatukan dan dikuatkan oleh Tuhan yesus sendiri.

Apakah aku juga percaya kepada Yesus ? Dia bersabda ,” Akulah roti hidup, barang siapa datang kepada–Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepada–Ku ia tidak akan haus lagi .” Bila kita sedang haus, kering, lapar dan punya berbagai persoalan hidup, marilah datang kepada Dia; menimba air kehidupan dan roti kehidupan–Nya, Ia telah memberi kan diri-Nya bagi kehidupan kita dengan kematiann-Nya di salib.

Sumber : Inspirasi batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: