Renungan harian 7 April 2013- ”Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Yoh  20_19–31Minggu, 7 April 2013
PEKAN PASKAH II (P)
St. Yohanes Baptista de la Salle;
B. Henry Walpole

HARI MINGGU
PASKAH II
Kis. 5:12-16;
Mzm. 118:2-4,22-24,25-27a;
Why. 1:9-11a,12-13,17-19;
Yoh. 20:19-31

Bacaan Injil : Yoh. 20:19–31

Ketika hari sudah malam pada hari per tama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: ”Damai sejahtera bagi kamu!” Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.Maka kata Yesus sekali lagi: ”Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: ”Terimalah Roh Kudus. Ji kalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: ”Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: ”Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.”

Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pin tu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: ”Damai sejahtera bagi kamu!” Kemudian Ia berkata kepada Tomas: ”Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, me lainkan percayalah.” Tomas menjawab Dia: ”Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya: ” Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab….)

Renungan
Salah satu contoh dari Kitab Suci tentang seorang yang tidak melihat Tuhan, tetapi sungguh percaya akan apa yang didengarnya tentang Yesus adalah Bartimeus. Dia tak bisa melihat karena matanya yang buta. Namun, ia mempunyai ‘mata kedua’ yakni mata iman. Ketika Yesus melintasi Yerikho, oleh mata imannya Bartimeus terdorong untuk berseru tanpa henti: ” Yesus, anak Daud, kasihanilah aku”. Seruannya didengar dan ia menikmati mukjizat penyembuhan.

Salah satu kritikan Yesus terhadap Rasul Thomas adalah sikapnya yang kurang percaya terhadap cerita para murid yang lain tentang kebangkitan. Thomas membutuhkan bukti fisik. Jika dibandingkan dengan Bartimeus, Thomas gagal membuka mata imannya. Karena itu, Yesus menegaskan: ”Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Mata fisik membantu kita untuk melihat segala yang diciptakan Tuhan dan memuliakan nama-Nya. Mata iman membantu kita untuk dapat memahami semua misteri Allah yang tak dilihat oleh mata fisik. Mukjizat Tuhan sering terjadi justru kalau kita menggunakan mata iman.

Doa: Tuhan, tambahkanlah apa yang kurang pada imanku. Amin.
Sumber: Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: