Renungan harian 30 Maret 2013-”Mengapa kamu men­cari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit”

Luk 24_1–12Sabtu, 30 Maret 2013

 


HARI SABTU SUCI (pagi), MALAM PASKAH (malam)

 

Kej. 1:1 – 2:2;
Mzm. 104:1-2a,5-6,10,12-14,24,35c atau
Mzm. 33:4-7,12-13,20,22Kej. 22:1-18;
Mzm. 16:5,8-11Kel. 14:15-15:1;
MT Kel. 15:1-6,17-18Yes. 54:5-14;
Mzm. 30:2,4,5-6,11,12a,13b;
Yes. 55:1-11;
MT Yes. 12:2-3,4bcd,5-6;
Bar. 3:9 ? 15,32 – 4:4;
Mzm. 19:8-11;
Yeh. 36:16-17a,18-28;
Mzm. 42:3,5bcd; 43:3,4
atau kalau ada pembaptisan
MT Yes. 12:2-3,4bcd,5-6 atau juga
Mzm. 51:12-15,18-19Rm. 6:3-11;
Mzm. 118:1-2,16ab-17,22-23;
Luk. 24:1-12

Bacaan Injil    : Luk. 24:1–12

Tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: ”Mengapa kamu men­cari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingat­lah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.” Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain. Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu. Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi. (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab Luk. 24:1-12)

Renungan
Malam ini adalah suatu malam penantian . Ditengah kegelapan kita semua sedang menantikan terang bersinar, Kita menanti dengan lilin-lilin Paskah sembari mensyukuri  Yesus yang bangkit dari alam maut. Mulai  Sabtu sepi pagi hari,  kita diajak untuk tetap berdoa, Bila tidak , iman pun akan  hilang lenyap bersama , dengan keputus  asaan,  ketidak berdayaan , kesenyapan tanpa makna.

Malam ini adalah sebuah penantian.  Penantian untuk mengubah diri .  Kita diingatkan bahwa kita disebut Kristiani .  Jadi disana ada kata Christ.  Kita tak berarti apa-apa  tanpa Kristus.  Kita syukuri Kristus telah bangkit, sebab tanpa kebangkitan Yesus sia-sia lah iman kita ( 1 kor 15: 14). Itulah yang perlu kita dalami dan hayati di dalam kehidupan sehari-hari, dalam kata dan dalam laku. Bersama  Kristus , Kita makin beriman.  Bersama  Kristus Kita eratkan Persaudaraan, bersama Kristus  hati kita makin bebelarasa. Selamat Malam Paskah.

Rekleksi.

Marilah kita doakan  mereka yang kita ingat  cintai, sayangi dan juga mereka yang tidak pernah kita ingat dan doakan.

Doa.

Allah Bapa di surga,  malam ini  orang-orang Kristiani menanti  kebangkitan Kristus. Setelah berpuasa  mematikan keegoisan, meredam kemarahan dan kepahitan hidup, kini kami berada dipenghujung kemenangan hidup.  Bersama Kristus yang bangkit,  kami pun mau bangkit,  melapangkan hati dan berserah kepada –Mu,  bersaudara satu dengan yang lain serta menaruh belas kasih kepada sesama , Amin. ( RD. B. Hardijantan Dermawan)

Sumber : Renungan refleksi  47 hari  Rabu Abu – Minggu Paskah 2013

Advertisements
%d bloggers like this: