Renungan harian 20 Maret 2013-”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Yoh 8_31-42Rabu, 20 Maret 2013
Pekan Prapaskah V (U)

B. Sebastianus dr Torino;
St. Fransiskus Maria dr Camporosso

Dan. 3:14-20,24-25,28;
MT Dan. 3:52,53,54,55,56;
Yoh. 8:31-42
Bacaan Injil    : Yoh. 8:31-42

Kata-Nya kepada orang-orang Yahudi ya­ng percaya kepada-Nya: ”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Jawab mereka: ”Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?” Kata Yesus kepada mereka: ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tetap tinggal dalam rumah, tetapi anak tetap tinggal dalam rumah. Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka. Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu. Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan demikian juga kamu perbuat tentang apa yang kamu dengar dari bapamu.” Jawab mereka kepada-Nya: ”Bapa kami ialah Abraham.” Kata Yesus kepada mereka: ”Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku; Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham.Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri.” Jawab mereka: ”Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah.” Kata Yesus kepada mereka: ”Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.” (Bacaan selanjutnya lihat AlkitabYoh. 8:31-42.)

Renungan
“ kebenaran itu akan memerdekakan kamu” demikian kata Yesus kepada orang Yahudi yang percaya kepada –Nya. Yesus mengatakan demikian untuk menjelaskan bahwa ia bukan dari dunia ini. Ia datang membebaskan setiap orang dari dosa.

Pertanyaan yang baik untuk direnungkan “apakah kita betul-betul merdeka ? atu kita sering diperbudak oleh pandangan, barang, manusia , kuasa setan yang membelenggu kita? Mungkin kah kita juga rajin-rajin beragama dan berdoa tetapi menolak utusan  dan petunjuk Tuhan  kepada kita ?

Ketaatan dan iman pada Allah menuntut keberanian dan pengorbanan , sanggupkah kita ?

Sumber :  Kutipan Inspirasi Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: