Renunganan harian 31 januari 2013-”Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian”

IMG_1213Kamis, 31 Januari 2013
Pekan Biasa III
Pw St. Yohanes Bosko, Im. (P)

Ibr. 10:19-25;
Mzm. 24:1-2,3-4ab,5-6;
Mrk. 4:21-25

Bacaan Injil Mrk.4:21-25
Lalu Yesus berkata kepada mereka: ”Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap. Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Lalu Ia berkata lagi: ”Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.”

Renungan
Cahaya atau terang adalah tema yang sering digunakan di dalam Kitab Suci. Cahaya juga merupakan simbol yang memiliki beberapa interpretasi. Dalam bahasa sehari-hari, cahaya adalah kondisi agar kita dapat melihat atau mengetahui hal-hal di sekitar. Kita hanya dapat melihat bila ada cahaya, bukan dalam kegelapan.
Kerap dikatakan, orang-orang bijak dapat melihat segala sesuatu dengan terang kendati dalam situasi yang gelap dan pelik. Bukankah pengalaman sehari-hari sering membuktikan hal itu? Ketika orang kalut dan panik atas masalah yang dihadapinya, ketika ia tidak melihat lagi jalan keluar, orang bijak dapat menuntunnya menemukan solusi yang tidak disangka-sangka. Orang bijak ini menjadi ’terang’ bagi orang yang sedang dilanda kegelapan hati.
Sebenarnya Tuhan telah memberikan ’terang’ dalam rupa intelektualitas kepada kita semua. Sebab Tuhan telah menciptakan manusia menyerupai diri-Nya (bdk. Kej. 1: 26–27). Dengan itu kita mampu mengerti hal-hal di sekitar kita, sebagaimana Allah juga mengerti. Namun, kita kerap tidak menggunakan anugerah itu dengan semestinya, ibarat menaruh pelita di bawah gantang. Tuhan berharap agar kita menggunakan anugerah dengan sebaik-baiknya. Bila itu yang terjadi maka terang kita dapat makin bersinar dan membantu orang-orang di sekitar kita.
Tuhan, jadikan aku terang bagi orang-orang di sekitarku. Amin.

Sumber : Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: