Renungan harian 10 Januari 2013-”Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

IMG_1213Kamis, 10 Januari 2012
Hari Biasa Sesudah Penampakan Tuhan (P)
St. Gregorius X, Paus; St. Agatho, Paus;
St. Petrus Orseola; St. Gregorius Nyssa

 

1Yoh. 4:19– :4;
Mzm. 72:1-2,14,15bc,17;
Luk. 4:14-22a

Bacaan Injil Luk 4:14-22a
Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia. Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut ke­biasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: ”Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: ”Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya.

Renungan
Ada seorang dokter yang mencintai piaraan anjing yang telah dibuang atau tidak diperhatikan oleh pemilik atau masyarakat. Ia menampung anjing-anjing itu dan dirawat dengan sangat baik. Misi dia adalah anjing itu juga mempunyai hak untuk hidup yang layak. Setelah anjing itu sehat dan baik, siapapun boleh mengadopsi asal sungguh-sungguh tempatnya memadai dan mau dipelihara dengan baik dan penuh cinta. Untuk merawat itu semua, ia menghabiskan banyak dana.

Dalam refleksinya, dia mengatakan walaupun lelah dan capai, visi dan misi harus tetap jalan dan diprioritaskan. Begitulah dokter itu mengajari kita untuk memiliki visi dan misi dalam hidup dan pekerjaankita.

Cara bertindak yang visioner itu telah dimulai oleh Yesus sendiri. Sejak Dia datang, Dia sudah memiliki visi dalam hidupNya. Visi yang dikembangkan adalah visi penyelamatan. “Aku datang untuk menyampaikan kabar baik, memberitakan pembebasan, membebaskan orang tawanan dan memberitakan tahun rahmat Tuhan.” Visi itu menuntun seluruh hidupNya dalam bersikap dan bertindak sehingga visi menjadi gerak dalam kehidupanNya.

 

(Renungan Harian Mutiara Iman 2013, yayasan Pustaka Nusatama Yogyakarta )

 

Advertisements
%d bloggers like this: