Renungan harian 1 Januari 2013- Tahun Baru

Selasa, 1 Januari 2013
Hari Raya SANTA Maria Bunda Allah (P)
Hari Perdamaian Sedunia
St. Almakios
Bacaan I : Bil 6:22-27
Mazmur : 67:2-3.5.6.8; R:2a
Bacaan II : Gal. 4:4-7

Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah di ka ta kan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan mere nungkannya. Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

Renungan
Selamat Tahun Baru…! Dalam setahun, kita merayakan beberapa perhitungan waktu yang berbeda seperti Tahun Hijrah, Imlek, Masehi. Tahun Masehi yang dalam bahasa Latin disebut Anno Domine atau Tahun Tuhan, ditetapkan oleh Kaisar Konstantinus untuk menandai kehadiran Kristus ke dunia. Karenanya, perhitungan waktu sebelum itu disebut BC (Before Christ) atau SM (Sebelum Masehi). Dalam perjalanan sejarah, perkembangan agama Kristen begitu kuat pengaruhnya sehingga perhitungan Tahun Masehi ini digunakan di seluruh dunia hingga kini.

Ada banyak cara untuk merayakan Tahun Baru. Dahulu, di Napoli, Italia, ada tradisi yang tergolong unik. Pada malam Tahun Baru, penduduk Napoli boleh membuang benda-benda apa saja yang dianggap sudah tidak berguna lewat jendela rumah mereka. Kebiasaan ini didasari suatu keyakinan, kita harus membuang jauh-jauh hal yang kurang baik dari diri kita dan menggantinya dengan hal yang baik. Tahun Baru dimulai dengan niat untuk hidup lebih baik dengan terlebih dahulu membuang jauh-jauh kebiasaan buruk kita.

Gereja Katolik mengawali Tahun Baru dengan merayakan Pesta Maria Bunda Allah. Maria memiliki begitu banyak hal baik pada dirinya. Salah satu yang mencolok adalah imannya yang teguh. Karenanya, Maria memang pantas menjadi ibu Tuhan kita Yesus Kristus yang kehadiran-Nya di dunia ditandai dalam perhitungan Tahun Masehi ini.

Doa: Tuhan, berilah aku semangat yang baru dan niat yang baru untuk hidup lebih baik pada tahun yang baru ini. Amin. Sumber: Ziarah Batin 2013

Advertisements
%d bloggers like this: