Renungan harian 28 November 2012- “Barangsiapa bertahan sampai akhir, dialah yang akan selamat!”

Rabu, 28 November 2012
Pekan BIasa XXXIV (H)

Sta. Katarina Laboure; St. Yakobus dr Marka;
B. Maria Helena Stollenwerk

Why 15:1-4,
Mzm 98:1,2-3ab,7-8,9,
Luk 21:12-19

Bacaan Injil    : Luk. 21:12-19

”Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan di­se­rah­kan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan di­ha­dapkan kepada raja-raja dan penguasa-pe­nguasa oleh karena nama-Ku. Hal itu akan men­jadi ke­sem­patan bagimu untuk ber­saksi. Sebab itu tetap­kanlah di dalam hatimu, su­paya kamu ja­ngan memikirkan lebih dahulu pem­­be­laanmu. Sebab Aku sendiri akan mem­berikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat diten­tang atau dibantah la­wan-lawanmu. Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, sau­dara-saudaramu, kaum keluargamu dan saha­bat-sahabatmu dan beberapa orang di an­tara kamu akan dibu­nuh dan kamu akan diben­ci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”

Renungan
Pelbagai kesulitan, bencana dan tragedi yang menyedihkan terjadi akhir-akhir ini di tanah air kita. Rasanya kita seperti berjalan dalam lorong gelap tanpa ujung, ketika suku, agama, ras dan antar golongan menjadi stigma yang dapat mengancam kerukunan, perdamaian dan persaudaraan sejati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Muncul tanda tanya: Apakah kita harus lari dari kenyataan hidup semacam  ini? Atau inilah kesempatan bagi kita untuk bersaksi tentang iman kita kepada Yesus Kristus Sang Juruselamat?? Dalam situasi hidup yang demikian, kata-kata Yesus ini sungguh meneguhkan hati dan membangkitkan harapan: “Barangsiapa bertahan sampai akhir, dialah yang akan selamat!”. Pesan suci hari ini memberi dorongan dan semangat untuk meningkatkan mutu loyalitas kita terhadap Sabda Tuhan, yang akhir-akhir ini mungkin mulai diragukan kebenarannya, lantaran tidak terbukti dan tidak terwujud dalam sikap dan perilaku hidup kita.

Sumber : Berjalan bersama sang Sabda 2012

Advertisements
%d bloggers like this: