Renungan harian 9 November 2012- Bait Allah adalah Kudus

Jumat, 9 November 2012
Pekan Biasa XXXI
Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran (P);
St. Teodorus Tiro

 

Yeh 47:1-2,8-9,12 atau1Kor 3:9b-11,16-17,
Mzm 46:2-3,5-6,8-9,
Yoh 2:13-22
Bacaan Injil    : Yoh. 2:13–22

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yeru­salem. Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: ”Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.” Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: ”Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.” Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: ”Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?” Jawab Yesus kepada mereka: ”Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.” Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: ”Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?” Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan mere­ka pun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Renungan
Yesus begitu marah ketika Bait Allah untuk berjualan dan dijadikan sarang penyamun. Dia mengobrak abrik semua yang ada disitu. Orang Yahudi menanggapinya dengan marah dan minta tandapada Yesus. Karena cintaNya kepada manusia Yesus wafat disalib, dimakamkan, mengalami kematian akibat Dosa manusia, namun Dia telah bangkit. Setelah Dia bangkit dari antara orang mati, teringatlah para murid bahwa Dia telah mengatakannya. Sia-sialah iman kita jika Kristus tidak bangkit, kata santoPaulus.

Yesus memang bangkit, sungguh bangkit! KebangkitanNya telah membuat pertentangan banyak orang sehingga mereka membuat cerita bohong bahwa Yesus itu tidak mati. Namun kebangkitan Yesus tidak bisa disangkal dan sungguh nyata kebenarannya. Para Rasul dan banyak pengikutNya menjadi saksi iman walaupun disiksa dan kehilangan nyawanya untuk menjadi saksi kebangkitan Yesus. Rasul Paulus member kesaksian demikian “Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkandasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakanbait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu”. Tubuh kita memang adalah bait Allah tempat Roh Allah bertahta, hendaklah kita menjaga tubuh dan jiwa kita sebagaimana yang dikehendaki Tuhan. Dalam kesucian kasih.

 

(Renungan Harian Mutiara Iman 2012, Yayasan Pustaka Nusatama, Yogyakarta)

Sumber : http://www.mirifica.net

Advertisements
%d bloggers like this: