Merayakan Hari Raya Semua Orang Kudus dan Peringatan Arwah melalui internet ?

 

 

Berbagai cara menghormati Arwah.Penghormatan terhadap Hari Arwah  menjadi sebuah kesibukan tersendiri di Filipina. Untuk menghormati ‘Hari Raya Semua Orang Kudus dan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman’ pada 1 dan 2 November, makam-makam dibersihkan dan dicat ulang, menyalakan lilin dan menabur bunga.

Hari itu juga dijadikan hari libur umum dan, secara tradisional, keluarga-keluarga Filipina menghabiskan satu atau dua malam di dekat makam kerabat mereka, bermain kartu, makan, minum, menyanyi dan menari.

Tapi, apa yang dilakukan orang Filipina yang tersebar secara sporadis di luar negeri untuk mengunjungi tempat-tempat peristirahatan orang yang mereka cintai’?

Masuk Internet.

Pada Selasa, Konferensi Waligereja Filipina mengaktifkan sebuah pemakaman virtual: Undas online.

Website itu, diperkenalkan tahun lalu, memiliki tombol “Permohonan Doa” dimana para pengunjung dapat mendaftar nama-nama orang meninggal yang mereka ingin mendoakan. Dengan klik sebuah tombol lain, mereka juga bisa mengunjungi pemakaman virtual, di mana mereka dapat menghabiskan waktu dalam keheningan. Situs ini juga menyediakan doa-doa yang cocok untuk dibacakan di sana.

Monsignor Pedro Quitorio III, direktur Kantor Media Konferensi Waligereja Filipina, mengatakan layanan ini untuk orang Filipina yang bekerja di luar negeri agar mereka merasa bahwa mereka juga berada di pemakaman pada Hari Raya Semua Orang Kudus dan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman.

“Situs itu juga menyediakan foto-foto makam, sehingga para pekerja di luar negeri kita bisa berdoa bagi almarhum yang terkasih dengan hanya melihat foto-foto tersebut,” katanya.

Layanan ini menerima 20.000 permintaan dan mendapat “tanggapan positif” tahun lalu dari warga Filipina di seluruh dunia, tambahnya.

Juga termasuk dalam situs itu adalah podcast dan katekese-katekese tentang makna liturgi ‘Hari Raya Semua Orang Kudus dan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman.

Namun, Msgr Quitorio mengatakan warga Filipina yang tinggal di negara tersebut secara fisik  dianjurkan untuk mengunjungi makam-makam orang yang mereka cintai, kapel-kapel dan gereja-gereja.

Sumber: http://indonesia.ucanews.com/Filipinos go online for Day of the Dead

 

Advertisements
%d bloggers like this: