Kunjungan Romo Anton ke Wilayah Clara

Hari Kamis, 25 Oktober 2012, pukul 19.30 wib;Wilayah Clara kedatangan tamu istimewa yaitu Romo  Antonius Gunardi (selaku Pastor Kepala Paroki St. Yakobus) didampingi oleh Bapak Vincentius Henry S. (anggota Dewan Paroki Harian) dalam rangka kunjungan Pastoral ke Wilayah Clara. Acara ini dihadiri oleh   sekitar  40 umat Wilayah  Clara.

Ini  hari ke-6 kunjungan  pastoral Romo ke wilayah-wilayah di Paroki St. Yakobus Kelapa Gading; sebagai ujud Gembala yang mengenal domba-dombanya. Dengan suasana yang penuh semangat, diawali  dengan lagu pembukaan ‘Dalam Kristus Kita Bersaudara’ dipimpin oleh MC Bapak Teddy I Setiadi ketua lingkungan Clara 3 koordinator wilayah Clara .  dilanjutkan dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Suster Anna.

ini merupakan merupakan  ciri  ke khasan Wilayah Clara, yang membedakan dengan wilayah-wilayah lainnya demikian komentar dari Bapak Vincentius Henry S.

Adapun agenda kunjungan adalah :

  1. Renungan dan pengarahan  Romo Antonius Gunadi
  2. Laporan terbaru dari masing –masing kepala lingkungan
  3. Wawan dialog (warna sari)

Dalam pengarahannya  Romo Anton menyampaikan Hidup ini selalu diwarnai dengan tanda-tanda yang perlu tanggapan untuk membuat hidup ini lebih baik dan maju.   Romo  mengajak seluruh umat Wilayah Clara untuk melihat tanda-tanda apa yang dimiliki oleh Wilayah Clara , apa yang menjadi unggulan dalam bidang pelayanan dan  apa yang perlu ditonjolkan. Oleh sebab itu dalam kunjungan kali ini Romo ingin melihat dari laporan-laporan masing-masing lingkungan.

Pada kesempatan tersebut   masing -masing ketua lingkungan menyampaikan kegiatan masing-masing lingkungan.

Lingkungan Clara 1 oleh Bapak S Albert Alexander; Clara 2 Oleh Bapak Thio Hok kie, Clara 3 oleh Bapak Teddy I. Setiadi dan Clara 4 oleh Bapak Antonius. Adapun pelaporan tersebut meliputi perkembangan Data Umat per masing-masing lingkungan dan laporan kegiatan yang berdasarkan progres dari program kerja 2012

Dalam  forum Dialog  Romo Anton mengingatkan  agar pengurus lingkungan   mempersiapkan kaderisasi, mengingat masa bakti Dewan Paroki Harian habis di  bulan Januari 2013. Diharapkan memilih kader-kader yang bertanggung jawab dan berkomitmen jangan asal tunjuk. Lewat proses DUIT (Doa, Usaha, Iman, Tekun).  Romo juga menyampaikan   masa kepungurusan Yayasan St. Yakobus di bidang pendidikan akan berakhir di bulan Januari 2013 dan bila  ada umat yang mempunyai pengalaman dan visi tentang pendidikan  dapat diusulkan menjadi pengurus Yayasan St Yakobus

Pada forum  tersebut ketua Lingkungan  menyampaikan  kesulitan mencari pastor untuk   memimpin prosesi misa pada saat kedukaan, Romo menanggapi , bilamana pastor paroki berhalangan Pengurus lingkungan dapat mencari informasi melalui sekretariat paroki;    dimana pastor-pastor yang dapat memberikan pelayanan misa  dalam kesempatan tersebut suster Anna menyarankan dapat  menanyakan lewat susteran  dimana  Wilayah Clara satu-satunya yang memiliki Susteran Fransiscan .

Himbauan Romo untuk tidak mengadakan prosesi misa yang memerlukan Pastor setiap hari (bisa diisi dengan doa-doa lainnya seperti doa rosario), hal tersebut menghindari dan mengatasi kesulitan umat mencari pastor  , Romo juga mengingatkan adanya  pastor-pastor yang ‘berkeliaran’ (  karena satu dan lain hal di non Aktifkan oleh KAJ ) yang mana dapat merugikan umat itu sendiri.  Jadi sebaiknya untuk mendapatkan Pastor perlu sepengetahuan pihak paroki setempat.

Romo menyampaikan di sekretariat KAJ dijual  buku katalog daftar pastoran;   untuk mendapatkan buku tersebut harus ada surat pengantar dari Pastor Paroki untuk menghindari penyalah gunaan.

pada kesempatan tersebut juga  Bapak Vincentius Henry S. memohon dukungan doa ke seluruh umat Paroki St. Yakobus pada umumnya dan khususnya Umat Wilayah Clara untuk kelancaran pengurusan perijinan peruntukan rumah ibadat bagi Stasi Kim Tae Gon. Disamping hal tersebut diinformasikan juga dibentuknya  seksi baru yaitu Seksi Ketertiban dan keamanan.

Seksi tersebut  akan mengajak seluruh umat untuk membuat misa yang tertib; datang dengan kesiapan  tidak terlambat, tidak berbicara dalam prosesi misa , berpakaian  yang sopan,  menjaga ana-anak agar tidak mengganggu  prosesi misa. Dimana nantinya umat yang tidak tertib untuk mengingatkannya agar tidak mengganggu jalannya misa,  akan diberikan  kartu dengan warna-warna tertentu oleh petugas Tatib  yang melayani .

Pada kesempatan   ini Romo juga menyampaikan sehubungan dengan Tahun Ekaristi,  Paroki St Yakobus  menandai dengan diadakannya   Adorasi Sakramen Maha Kudus 12 jam (setiap hari Jumat) dengan  memanfaatkan ruang Adorasi , diharap partisipasi umat .

Pukul 21.30 wib, acara kunjungan Pastoral ditutup dengan doa penutup oleh Edi dari Clara 3 , dilanjutkan dengan berkat penutup oleh Pastor Antonius Gunardi. Sebagai lagu penutup “Melayani” mengingatkan kita untuk melayani Tuhan dengan melayani sesama.

Laporan  umat Wil Clara.
Advertisements
%d bloggers like this: