Renungan harian 3 Oktober 2012-”Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”

Rabu, 3 Oktober 2012
Pekan Biasa XXVI (H)
St. Fransiskus Borgia; St. Ewaldus Bersaudara

Ayb 9:1-12,14-16,
Mzm 88:10bc-11,12-13,14-15,
Luk 9:57-62
Bacaan Injil    : Luk. 9:57–62

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya me­lan­jutkan perjalanan mereka, ber­kata­lah seorang di tengah jalan kepada Yesus: ”Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Yesus berkata kepadanya: ”Seri­gala mempunyai liang dan burung mem­punyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Lalu Ia berkata kepada seorang lain: ”Ikutlah Aku!” Tetapi orang itu berkata: ”Izin­kan­lah aku pergi dahulu menguburkan bapa­ku.” Tetapi Yesus berkata kepadanya: ”Biar­lah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kera­jaan Allah di mana-mana.” Dan seorang lain lagi berkata: ”Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku.” Tetapi Yesus berkata: ”Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”

Renungan
Menjadi pengikut Yesus merupakan sebuah pilihan bebas. Dan bagi kebanyakan orang, pilihan itu menuntut sebuah keputusan pribadi untuk mengikuti cara hidup baru. Konsekuensinya, orang harus meninggalkan pola hidup lama yang tidak selaras dengan pilihan hidup baru tersebut. Orang tidak boleh mencampuradukkan pilihan mengikuti Yesus itu dengan cara hidupnya yang lama. Misalnya: sebelum mengikut Yesus orang biasa berjudi, maka setelah memutuskan diri mengikuti Yesus, orang harus meninggalkan kebiasaan berjudinya. Demikianpun dengan kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya, harus ditinggalkan. Tetapi, sering kali hal itu tidak terjadi. Orang tetap saja berjudi, meskipun sudah mengaku menjadi pengikut Yesus.
Yesus mengingatkan siapa saja yang mau mengikuti-Nya: ”Setiap orang yang siap untuk membajak, tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” Boleh saja orang mengaku menjadi pengikut Yesus atau merasa yakin menjadi pengikut Yesus. Tetapi, kalau keyakinan itu tidak diimbangi dengan cara hidup yang sesuai dengan tuntutan Yesus, akan sia-sialah keyakinan itu. Tidak ada tempat di dalam Surga bagi pengikut yang setengah-setengah!
Tuhan, bantulah aku agar mau berjuang menjadi pengikut-Mu yang sepenuh hati dengan meninggalkan segala kebiasaan lamaku dan melakukan segala sesuatu yang Kau­kehendaki. Amin.
Sumber : Ziarah Batin 2012

Advertisements
%d bloggers like this: