Renungan harian 24 September 2012 -Sebagai murid Kristus, kita adalah terang dunia, Kita hidup bukan untuk diri kita sendiri, tetapi untuk dunia di sekitar kita.

Senin, 24 September 2012
Pekan Biasa XXV (H)
St. Gerardus dr Hungaria; St. Pasifikus;
St. Vinsensius Maria Strambi

 

Ams 3:27-34,
Mzm 15:2-3ab,3cd-4ab,5,
Luk 8:16-18
Bacaan Injil    : Luk. 8:16–18

”Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tem­payan atau menempatkannya di ba­wah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas ka­ki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada se­suatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”

Renungan
Kebaikan bukanlah milik pribadi, tetapi juga hak orang untuk menerimanya. Hak ini tidak bisa ditunda untuk diberikan. ”Anakku, janganlah menahan kebaikan terhadap orang yang berhak menerimanya” (Ams. 3:27). Kebaikan bukan soal si pelaku saja sehingga si pelaku sesuka hati membagikan kebaikan kepada orang lain. Tetapi, kebaikan itu adalah hak orang yang menerimanya di saat dia membutuhkannya. Kita terkadang hidup demi ego kita. Berbuat baik kepada sesama pun demi kepuasan ego kita. Kebenaran ini dikukuhkan dalam bacaan Injil. ”Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan.” Cahaya pelita itu bukan untuk dirinya sendiri. Tetapi, dia dinyalakan untuk memberi terang pada sekitarnya. Apa gunanya pelita dinyalakan kalau terangnya ditutup? Ini hanya menafikan keberadaan terang itu sendiri.

Sebagai murid Kristus, kita adalah terang dunia. Kita hidup bukan untuk diri kita sendiri, tetapi untuk dunia di sekitar kita. Di sanalah letak makna hidup kita sebagai pengikut Kristus.

Yesus, jadikanlah aku terang yang berguna bagi sesamaku. Kuatkanlah aku selalu untuk menggunakan setiap kesempatan melakukan kebaikan bagi sesama. Amin.

Sumber : Ziarah batin 2012

 

Advertisements
%d bloggers like this: