Renungan harian 18 Agustus 2012-”Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Surga.”

Sabtu, 18 Agustus 2012
Pekan Biasa XIX (H)

Angelus Agustinus Mazzinghi,
Alberto Hurtado Cruchaga,
Yohana Delanoue, Gervasius,
Brunel, Paulus Charles
Yeh 18:1-10,13b,30-32,
Mzm 51:12-13,14-15,18-19,
Mat 19:13-15

Bacaan Injil : Mat. 19:13–15

Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoa­kan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya me­marahi orang-orang itu. Tetapi Yesus ber­kata: ”Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Surga.” Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

Renungan
Yesus tidak pernah pilih-pilih siapa yang boleh datang dan ingin menemui-Nya. Justru sebaliknya semua orang diundang dan akan diperlakukan sama di hadapan-Nya. Ia ingin mengasihi dan mencintai siapa saja. Orangtua, orang muda, dan anak-anak diundang untuk dekat dengan-Nya dan menikmati berkat-Nya. Maka, ketika para murid melarang anak-anak datang dekat dengan-Nya, Yesus menegur mereka dan meminta supaya anak-anak datang kepada-Nya untuk memperoleh berkat. Sikap Yesus ini menjadi pengajaran dan bahan koreksi bagi banyak orang, mungkin juga kita, yang mempunyai kecenderungan menyepelekan keberadaan anak-anak di tengah-tengah kebersamaan.

Sikap dan perhatian Yesus kepada anak-anak menjadi inspirasi, khususnya bagi orangtua dalam menerima dan memperlakukan anak dalam keluarga. Sering kali kita mendengar kisah anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian dan cinta dari orangtuanya. Banyak orangtua yang memakai alasan sibuk pekerjaan sehingga kurang memperhatikan anaknya. Banyak waktu dihabiskan dalam pekerjaaan dan sedikit sekali waktu untuk kebersamaan dengan anak sehingga anak jauh dari perhatian dan cinta orangtua. Bisa saja mengatakan bahwa bekerja keras dengan menghabiskan banyak waktu di luar rumah merupakan ungkapan tanggung jawab dan cinta kita kepada keluarga. Akan tetapi, ungkapan cinta dan kasih sayang orangtua kepada anak melalui kebersamaan dan perjumpaan fisik, dari muka ke muka, tetap tak tergantikan!

Anak adalah anugerah yang amat berharga dari Tuhan, karena itu jangan sampai karunia yang berharga ini disia-siakan karena terlalu sibuk mengejar dan mengumpulkan kekayaan yang berbentuk materi. Sayangi dan cintai anak sebagaimana Tuhan menyayangi dan mencintainya.

Doa: Ya Allah, mampukan aku untuk selalu mencintai dan menyayangi orang-orang yang Kau­hadirkan di tengah-tengahku, terutama anak-anakku dan sanak keluarga yang ter­dekat denganku. Berkatilah mereka agar menjadi orang yang baik. Amin.

Sumber : Ziarah Batin 2012

Advertisements
%d bloggers like this: