Apakah Kita perlu bermeditasi ?

“Heavenly Father, open our hearts to the silent presence of the spirit of your Son. Lead us into that mysterious silence where your love is revealed to all who call, ‘Maranantha…Come, Lord Jesus’.”

Prayer by Dom John Main.

Dalam suatu gudang yang penuh dengan barang2 pecah belah, ada beberapa orang pekerja yang sedang bekerja memasukkan barang yang baru datang dan mengaturnya. Tiba tiba arloji seseorang jatuh dan menyelinap entah kemana.

Segera orang2 itu hiruk pikuk membantu mencari arloji yang jatuh tersebut. Suasananya heboh, karena masing2 ingin menemukan arloji ,dengan mengangkat, membalik, meletakkan kembali barang2 sambil berkomentar macam2.

Setelah lelah mencari cari tanpa hasil, mereka menyerah dan meninggalkan gudang untuk mengambil kiriman barang lagi.

Kebetulan ada  seorang Anak dari pekerja yang sedang menunggu  ayahnya bekerja , mengetahui  ada kejadian hilangnya arloji tersebut  ,  masuk kedalam gudang. Ketika pekerja2 itu datang lagi ke dalam gudang untuk memasukkan barang2, mereka terkejut ketika anak tersebut menyerahkan arloji yang hilang tersebut kepada pemiliknya.

Pemilik arloji itu mengucapkan terima kasih kepada anak tersebut dan bertanya :” Bagaimana  caramu menemukan arloji itu Nak ?, kami semua tadi sudah mencarinya tetapi tidak ketemu”

Anak itu menjawab :” Aku diam didalam gudang, dan dalam keheningan itu aku mendengar suara tik..tik..tik ..yang lembut, lalu aku cari sumber suara itu dan kutemukan arloji Bapak”

St Paulus menulis :

“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? “ (1 Kor 3:16).

Tuhan Yesus sudah ada di dalam diri kita, dan akan menyertai kita senantiasa sampai kepada akhir zaman. Lalu bagaimana kita menyadari Tuhan Yesus, yang sudah ada didalam hati kita ,untuk bersatu dengan Nya ?

“Diamlah  dan ketahuilah ,bahwa Akulah Allah”  Mzm 46:11

Dengan berdiam diri, kita berharap akan bertemu dengan Yesus didalam diri kita, hal ini dapat di gambarkan secara ilustratif dalam ceritera diatas.

kita perlu berdiam hening  untuk menemukan atau menyadari Yesus yang ada didalam diri kita.

Tetapi bukan berarti bahwa kita tidak perlu melakukan kegiatan. Aktif dan diam ,sama sama diperlukan.

Tuntutan jaman sekarang membuat kita selalu sibuk dengan kegiatan2 sehari hari, bahkan rasanya waktu 24 jam seharipun masih kurang.

Tetapi  kita juga perlu menyediakan  waktu,untuk menyadari kehadiran Yesus dalam diri kita .

Dalam kehidupan kita menggunakan waktu untuk berbagai kegiatan,  ada kesibukan ,ada waktu untuk tertawa, ada waktu  untuk  berdiam diri,ada waktu untuk berbicara, ada waktu untuk berdoa verbal, ada waktu untuk berdoa diam, ada waktu menyanyikan pujian, untuk segala kegiatan  ada waktunya.

Untuk menyadari dan bersatu dengan Yesus yang sudah ada didalam hati , kita hanya diminta menyediakan waktu untuk diam berhening.

Kita tentunya masih ingat kisah Marta dan Maria dalam Lukas 10:38-42, Maria ini duduk diam dekat kaki Tuhan Yesus dan terus mendengarkan perkataanNya, sedang Marta sibuk sekali aktif melayani. Ketika Marta komplain dan minta kepada Tuhan Yesus agar Maria membantunya, Yesus berkata :” Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya”.

Kadang dalam ke aktif an kita sehari hari, kita tidak mempunyai waktu untuk memilih bagian yang terbaik, dengan berdiam diri mendengarkan dan menyadari  Tuhan Yesus yang sudah ada didalam diri kita.

Meditasi Kristiani mengajak kita untuk dalam diam dan hening secara sederhana menyadari dan bersatu dengan Yesus dalam diri kita.

Dalam diam ,kita berdoa kontemplatif dengan mengucapkan dalam hati ; “Maranatha” ,secara berkesinambungan tanpa henti untuk waktu 20 sampai 30 menit. Dengan demikian kita diajak untuk diam dan hening, baik secara fisik maupun pikiran. Kita tidak memikirkan hal hal lain, tetapi  dengan penuh iman dan kasih, kita  hanya mendengarkan gema Maranatha yang kita ucapkan dalam hati.

Disarankan untuk melakukan meditasi kristiani ini pagi dan sore hari.

Komunitas Meditasi Kristiani Kelompok Paroki Yakobus berkumpul di Paroki  tiap Sabtu pagi mulai pukul 09.30 sampai pukul 11.00 . Dimana  disamping ber meditasi bersama, kita dapat berbagi manfaat berupa wisdom maupun pengalaman dalam bermeditasi, keceriaan maupun kesulitan2 yang dihadapi.

Informasi mengenai Meditasi Kristiani :

1. Koordinator Meditasi Kristiani kelompok St Yakobus;

Ibu Agatha Judy , prom_jm@yahoo.com

2.www.meditasikristiani.com

3. http://www.wccm.org

“May this community be a true spiritual home for the seeker, a friend for the lonely, a guide for the confused. May those who teach here be strengthened by the Holy Spirit to serve all who come, and to receive them as Christ Himself. In the silence of this Community may all the suffering, violence, and confusion of the world encounter the Power that will console, renew and uplift the human spirit. May this silence be a power to open the hearts of men and women to the vision of God, and so to each other, in love and peace, justice and human dignity. May the beauty of the divine life, fill this community and the hearts of all who pray here, with joyful hope. May all who come here weighed down by the problems of humanity leave giving thanks for the wonder of human life. We make this prayer through Christ our Lord. AMEN.”

Prayer by Laurence Freeman OSB


Tulisan : Edhi Siswoyo

Lingkungan Ursula 3

Advertisements
%d bloggers like this: