Renungan Romo Suto

Renungan Minggu 27 Mei 2012- Pencurahan Roh Kudus mendewasakan kita dalam tugas perutusan sebagai saksi Kristus.

Renungan Minggu 27 Mei 2012- Pencurahan Roh Kudus mendewasakan kita dalam tugas perutusan sebagai saksi Kristus.

Pencurahan Roh Kudus mendewasakan kita dalam tugas perutusan sebagai saksi  Kristus.   Pencurahan Roh Kudus membuka, menerangi dan memurnikan hati serta pikiran manusia, sehingga mampu untuk saling memahami satu sama lain, mampu untuk berkomunikasi satu sama lain dengan baik (Bacaan pertama, Kis.2:1-11). Sebab menjadi milik Kristus sama dengan hidup menurut Roh dan dibimbing oleh Roh, [...]

Renungan Minggu 20 Mei 2012-Allah begitu mencintai kita manusia, Ia mengampuni dosa kita dan menebus hidup kita, yaitu dengan mencurahkan hidup ilahi-Nya yang abadi kedalam hidup duniawi kita.

Renungan Minggu 20 Mei 2012-Allah begitu mencintai kita manusia, Ia mengampuni dosa kita dan menebus hidup kita, yaitu dengan mencurahkan hidup ilahi-Nya yang abadi kedalam hidup duniawi kita.

Dengan kebangkitan-Nya, Kristus menyatakan kebenaran hidup sejati.   Menggenapi jumlah rasul-rasul agar tetap duabelas merupakan lambang bahwa dalam menerima dan melaksanakan perintah cinta kasih Kristus haruslah sepenuh dan sebulat mungkin (Bacaan pertama, Kis.1:15-17, 20a, 20c-26). Seperti halnya Allah mencintai kita seutuh-Nya dengan mengutus Putera Tunggal-Nya menebus hidup kita dan mengutus Roh Kudus untuk membimbing kita, [...]

Renungan Minggu 6 Mei 2012- ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur

Renungan Minggu 6 Mei 2012- ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur

Dengan kebangkitan-Nya, Kristus menyatakan sebagai sumber hidup manusia.   Ketika di Yerusalem para rasul takut menerima rasul Paulus, tetapi berkat rasul Barnabas dan menyaksikan orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani berusaha membunuh rasul Paulus, mereka percaya dan melindunginya (Bacaan pertama, Kis.9:26-31). Sebab menuruti perintah Allah itu berarti Allah tinggal dalam dirinya dan ia tinggal dalam Allah, [...]

Renungan Minggu 22 April 2012-Dengan kebangkitan-Nya Kristus membangun manusia baru

Renungan Minggu 22 April 2012-Dengan kebangkitan-Nya Kristus membangun manusia baru

Dengan kebangkitan-Nya Kristus membangun manusia baru. Rasul Petrus mengakui, bahwa karena ketidaktahuan bangsa Yahudi menolak dan menyerahkan Yang Kudus dan Benar untuk dibunuh, sebab sesuai nubuat nabi-nabi Yesuslah Mesias, yang memang harus menderita (Bacaan pertama, Kis.3:13-15, 17-19). Sebab Mesias diutus untuk mengampuni dosa dan menebus hidup manusia, agar manusia mengenal Allah kembali dan melaksanakan perintah-perintah-Nya, [...]

Renungan Minggu 15 April 2012-Manusia diciptakan Allah sebagai kesatuan roh dan badan yang jasmani dan di kedalaman hatinya tertanam keinginan hidup selama-lamanya

Renungan Minggu 15 April 2012-Manusia diciptakan Allah sebagai kesatuan roh dan badan yang jasmani dan di kedalaman hatinya tertanam keinginan hidup selama-lamanya

Kebangkitan Kristus memperkuat kesatuan umat beriman dalam Kristus.   Mereka yang mengimani kebangkitan Kristus membangun persekutuan hidup di antara mereka sebagai umat yang mengimani kesatuan mereka dengan Kristus yang bangkit sebagai kekayaan mereka yang utama (Bacaan pertama, Kis.4:32-35). Sebab setiap orang yang menyatukan hidupnya dengan Kristus, yang diimani sebagai Putera Allah, diangkat menjadi anak Allah [...]

Renungan Minggu 8 April 2012-  Kebangkitan Yesus membuktikan bahwa sebagai manusia Yesus mengalahkan dosa dan mengatasi maut.

Renungan Minggu 8 April 2012- Kebangkitan Yesus membuktikan bahwa sebagai manusia Yesus mengalahkan dosa dan mengatasi maut.

Kebangkitan Yesus membuktikan bahwa sebagai manusia Yesus mengalahkan dosa dan mengatasi maut. Para rasul ditugaskan menjadi saksi bahwa Yesus sungguh telah wafat disalibkan, tetapi Ia juga sungguh telah bangkit. Sebagaimana kesaksian para nabi, siapa yang percaya kepada-Nya memperoleh pengampunan dosa (Bacaan pertama, Kis.10:34a, 37-43). Maka mengimani Kristus berarti memusatkan perhatian pada alam kehidupan Kristus, pada [...]

Renungan Minggu 1 April 2012-Kristus mengatasi akibat dosa manusia dengan rela mengalaminya penderitaan dan kematian, sebagai tebusan akan hidup manusia

Renungan Minggu 1 April 2012-Kristus mengatasi akibat dosa manusia dengan rela mengalaminya penderitaan dan kematian, sebagai tebusan akan hidup manusia

    Martyrium merupakan puncak puasa dan pantang, sebagai pewartaan yang berdaya dan berhasil guna mengenai karya penyelamatan  Kristus. Yesus dielu-elukan sebagai raja waktu terakhir kali memasuki Yerusalem, yang melambangkan kemuliaan surgawi dan sekaligus kesengsaraan dan kematian duniawi (Bacaan Injil Pemberkatan Palma, Mrk.11:1-10). Sebagaimana dinubuatkan nabi Yesaya, bahwa Mesias mendengarkan dan melakukan sabda Allah, sehingga [...]

Renungan Minggu 25 Maret 2012 -Mengimani Kristus harus total

Renungan Minggu 25 Maret 2012 -Mengimani Kristus harus total

Puasa dan pantang memperdalam penghayatan iman dan pelaksanaannya.   Nabi Yeremia menubuatkan, bahwa Allah akan mengadakan perjanjian baru kepada manusia, yang dituliskan-Nya dalam hati mereka, agar mereka dapat langsung menjadi umat-Nya dan Allah menjadi Allah mereka (Bacaan pertama, Yer.31:31-34). Sebab sebagai Manusia, Kristus – sekalipun Ia Putera Allah – telah belajar taat dalam penderitaan-Nya sampai [...]

Renungan Minggu 18 Maret 2012-Puasa dan pantang menerangi hati, untuk mampu memahami makna salib.

Renungan Minggu 18 Maret 2012-Puasa dan pantang menerangi hati, untuk mampu memahami makna salib.

Puasa dan pantang menerangi hati, untuk mampu memahami makna salib. Seperti dinubuatkan nabi Yeremia, Allah, yang begitu besar kasih-Nya kepada bangsa Yahudi dan Kenisah-Nya, melalui raja Koresy, raja Persia, membebaskan orang Yahudi yang diperbudak di Babel untuk membangun kembali Kenisah (Bacaan pertama, 2Taw.36:14-16, 19-23). Seperti Kristus menyelamatkan manusia, yang masih dalam kuasa dosa, dengan wafat [...]

Renungan Minggu 11 Maret 2012-Puasa dan pantang memurnikan pelaksanaan perintah Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Renungan Minggu 11 Maret 2012-Puasa dan pantang memurnikan pelaksanaan perintah Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Puasa dan pantang memurnikan pelaksanaan perintah Allah dalam kehidupan sehari-hari. Allah yang telah membebaskan umat Israel dari perbudakan di Mesir, telah menyampaikan hukum-Nya melalui nabi Musa (Bacaan pertama, Kel.20:1-17). Rasul Paulus tak ragu-ragu mewartakan Kristus yang wafat disalib, meskipun hal itu batu sandungan bagi bangsa Yahudi dan kebodohan bagi bangsa bukan Yahudi, karena apa yang [...]

Renungan Minggu 4 Maret 2012-Kelekatan kita pada sesuatu yang bukan Allah  tanpa kita sadari melemahkan iman kita kepada Kristus

Renungan Minggu 4 Maret 2012-Kelekatan kita pada sesuatu yang bukan Allah tanpa kita sadari melemahkan iman kita kepada Kristus

Puasa dan pantang, melepaskan diri dari segala kelekatan pada segala yang bukan Allah.   Abraham taat untuk mengurbankan anak tunggalnya kepada Tuhan, karena ia mengakui segala yang ada adalah milik Tuhan dan percaya Tuhan akan setia pada janji-Nya (Bacaan pertama, Kej.22:1-2, 9a, 10-13, 15-18). Sebab Allah yang telah menyerahkan Putera-Nya demi keselamatan kita, tidak mungkin [...]

Renungan Minggu 26 Februari 2012-‘Mati raga’  menenggelamkan hidup ini dalam kematian Kristus, merupakan ungkapan tobat, perubahan radikal dari menuruti dorongan nafsu ke menuruti dorongan roh (cinta kasih)

Renungan Minggu 26 Februari 2012-‘Mati raga’ menenggelamkan hidup ini dalam kematian Kristus, merupakan ungkapan tobat, perubahan radikal dari menuruti dorongan nafsu ke menuruti dorongan roh (cinta kasih)

  Puasa dan pantang adalah latihan merohanikan nafsu supaya manusiawi.   Allah berjanji kepada Nuh, bahwa akan menjadikan air sebagai tanda pertobatan yang membawa kehidupan (Bacaan pertama, Kej.9:8-15). Sebab baptis yang diadakan oleh Kristus menyatukan manusia dengan kematian-Nya, agar ikut bangkit bersama Dia sebagai manusia baru (Bacaan kedua, 1Ptr.3:18-22). Seperti halnya Kristus bermatiraga selama 40 [...]

Renungan Minggu 19 Februari 2012-orang yang akan menerima pengampunan dari Allah ialah yang  benar-benar sebagai pemaaf

Renungan Minggu 19 Februari 2012-orang yang akan menerima pengampunan dari Allah ialah yang benar-benar sebagai pemaaf

Panggilan Allah ialah panggilan untuk menerima pengampunan Allah dan untuk saling memaafkan di antara sesama. Sekalipun Allah telah menunjukkan cinta kasih-Nya kepada umat-Nya, mereka selalu saja berdosa di hadapan Allah; namun Allah tetap setia mengingatkan mereka dengan menunjukkan keterbukaan hati-Nya untuk mengampuni (Bacaan pertama, Yes.43:18-19,21-22,24b-25). Karena itu dalam Kristus kita hanya dapat mengatakan ‘Amin’, yaitu [...]

Renungan Minggu 12 Februari 2012-Panggilan Allah ialah panggilan untuk bertobat dan kita harus memperhatikan kepentingan sesama

Renungan Minggu 12 Februari 2012-Panggilan Allah ialah panggilan untuk bertobat dan kita harus memperhatikan kepentingan sesama

Panggilan Allah ialah panggilan untuk bertobat.     Dosa, yang mengakibatkan kerusakan pada diri manusia, seperti sakit, menajiskan orang di hadapan Tuhan dan sesamanya, maka dosa bukan hanya memisahkan manusia dari Allah tetapi juga mengasingkannya dari sesama (Bacaan pertama, Im.13:1-2,45-46). Karenanya jangan kita mementingkan diri sendiri saja, tetapi agar apa pun yang kita lakukan, kita lakukan [...]

Renungan Minggu 5 februari 2012-Memberitakan Injil, memperkenalkan Allah itulah tugas utama Kristus

Renungan Minggu 5 februari 2012-Memberitakan Injil, memperkenalkan Allah itulah tugas utama Kristus

  Panggilan Allah ialah panggilan untuk mencintai. Sebagai panggilan hidup manusia di dunia ini bagaikan hamba yang harus mengembangkan pelayanannya kepada Allah semakin baik dan penuh, sekalipun yang dirasakan seperti tanpa harapan, kesesakan dan kegelisahan (Bacaan pertama, Ayb.7:1-4, 6-7). Sebab bagi manusia penciptaannya adalah penggilan bukan hanya untuk mengenal Allah bagi dirinya sendiri, tetapi juga [...]

Renungan Minggu 22 januari 2012-panggilan untuk menjadi suci

Panggilan Allah ialah panggilan untuk menjadi suci Nabi Yunus diutus Allah untuk bernubuat di Ninive untuk memperingatkan penduduknya, bahwa bila mereka tidak bertobat kota itu akan mengalami malapetaka; orang Ninive percaya akan nubuat itu dan bertobat kepada Tuhan (Bacaan pertama, Yun.3:1-5,10). Bertobat ialah melepaskan diri dari segala macam kelekatan terhadap hal-hal duniawi, yang pada waktunya [...]

Renungan Minggu 15 januari 2012-Manusia dipanggil untuk hidup dan bahagia abadi bersama Allah sebagai manusia utuh

Renungan Minggu 15 januari 2012-Manusia dipanggil untuk hidup dan bahagia abadi bersama Allah sebagai manusia utuh

  Panggilan Allah, ialah panggilan untuk hidup abadi.   Samuel, pelayan Eli yang belum mengenal Allah, dipanggil oleh Allah sendiri, agar mau mendengarkan-Nya dan akhirnya menjadi abdi Allah untuk melayani Allah (Bacaan pertama, 1Sam.3:3b-10,19). Sebab dipanggil Allah itu bagaikan dibeli oleh Allah, menjadi milik Allah dan menjadi bait Roh Kudus, sehingga seluruh hidupnya dipersembahkan kepada [...]

Renungan Minggu 8 Januari 2012-Kelahiran Kristus menguatkan panggilan Allah terhadap umat manusia kepada keselamatan

Renungan Minggu 8 Januari 2012-Kelahiran Kristus menguatkan panggilan Allah terhadap umat manusia kepada keselamatan

  Kelahiran Kristus menguatkan panggilan Allah terhadap umat manusia kepada keselamatan.               Nabi Yesaya menubuatkan bahwa terang akan datang atas Yerusalem, karena sesungguhnya dunia dan para bangsa masih tertutup kegelapan, sehingga bangsa-bangsa akan berduyun-duyun datang ke Yerusalem (Bacaan pertama, Yes.60:1-6). Karena itu rasul Paulus merasa bahwa panggilan Allah kepada bangsa-bangsa lain harus ditegaskan dan [...]

Renungan Minggu 1 januari 2012-Bunda Maria adalah teladan bagi kita dalam menerima dan menempatkan Kristus dalam hati

Renungan Minggu 1 januari 2012-Bunda Maria adalah teladan bagi kita dalam menerima dan menempatkan Kristus dalam hati

Bayi yang dilahirkan Bunda Maria, menampakkan wajah Allah kepada umat manusia.   Berkat, perlindungan, kasih setia dan damai sejahtera bagi umat manusia dikala Allah menghadapkan wajah-Nya kepada manusia (Bacaan pertama, Bil.6:22-27). Hal itu terlaksana pada waktu Allah mengutus Putera-Nya, yang lahir menjadi Manusia berkat Roh Kudus dari seorang perawan (Bacaan kedua, Gal.4:4-7). Sebagaimana disaksikan oleh [...]

Renungan Minggu 25 Desember 2011- Kelahiran yesus  untuk menyelamatkan manusia

Renungan Minggu 25 Desember 2011- Kelahiran yesus untuk menyelamatkan manusia

Kelahiran Yesus menunjukkan: penyucian manusia itu pembebasan dari belenggu kejasmanian.             Dimulainya penyelamatan manusia itu terjadi saat Allah telah menyatukan diri dengan manusia, yang berarti manusia disucikan, manusia ditebus, manusia menerima apa yang didambakannya (Bacaan pertama, Yes.62:11-12). Hal ini menunjukkan bahwa Allah menyelamatkan manusia, bukan karena usaha manusia, melainkan semata-mata karena belas kasih Allah (Bacaan [...]